Laporan: Andi Saputra

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Semangat kebersamaan dan kepedulian menjadi warna tersendiri dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah. Melalui kegiatan bakti sosial pada Jumat (15/08/25), jajaran Kanwil Ditjenpas Jateng membagikan bantuan kepada warga sekitar sebagai wujud nyata peran aktif mereka dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.

Dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Ina Purnaningati Saputro, kegiatan ini melibatkan jajaran pegawai yang dengan penuh semangat menyalurkan berbagai paket bantuan. Bantuan yang diberikan meliputi sembako, kebutuhan pokok, dan sejumlah barang bermanfaat lainnya, yang diharapkan dapat meringankan beban warga di tengah situasi ekonomi yang menantang.

Baca Juga:  Modus Cangkang Sawit, Polda Jatim Bongkar Penyelundupan 72 Ton Bawang Bombay Ber-OPTK

Ina menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.

“Kegiatan ini bukan sekadar berbagi, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antara jajaran Kanwil Ditjenpas Jateng dengan masyarakat sekitar. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.

Baca Juga:  Cemburu Membutakan Hati:  Remaja Sebar Konten Asusila Anak, Berhasil Diringkus Polda Jatim 

Sambutan hangat juga datang dari warga penerima manfaat. Hartini, salah satu penerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Semoga seluruh pegawai Kanwil Ditjenpas Jateng selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam tugas,” ungkapnya dengan senyum haru.

Baca Juga:  Optimisme Robby-Nina: Selangkah Lebih Dekat ke Kursi Wali Kota Salatiga

Kegiatan bakti sosial ini berlangsung lancar dan penuh keakraban. Suasana hangat yang tercipta menjadi penanda eratnya hubungan antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat sekitar. Senyum bahagia warga yang memenuhi lokasi seolah menjadi penutup manis sekaligus pengingat bahwa semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan lewat upacara, tetapi juga melalui aksi nyata berbagi dan peduli. (*)