Mobil Hijet Hilang Kendali Tabrak Pembatas Jembatan di Cengek, Petugas Satlantas Polres Salatiga Gerak Cepat, Sopir Dilarikan ke RSI Tunas Harapan
Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah hukum Polres Salatiga, tepatnya di Jalan Raya Tingkir–Suruh, Jembatan Cengek, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jumat (02/01/2025). Peristiwa tersebut melibatkan satu unit kendaraan Daihatsu Hijet bernomor polisi H-1448-YA yang menabrak pembatas pengaman jembatan.
Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Sabani (55), warga Krajan, Desa Ketanggi, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kecelakaan terjadi saat kendaraan melaju dari arah Tingkir menuju Suruh.
Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Darmin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal saksi, kecelakaan diduga dipicu oleh kurangnya konsentrasi pengemudi.
“Sesampainya di jembatan, pengemudi diduga kurang konsentrasi sehingga kehilangan kendali. Akibatnya kendaraan membentur pembatas pengaman jembatan,” ujar AKP Darmin.

Akibat benturan tersebut, pengemudi mengalami luka ringan berupa memar dan lecet pada bagian tangan serta kaki. Korban kemudian mendapatkan perawatan jalan di Rumah Sakit Islam (RSI) Tunas Harapan Kota Salatiga. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka berat dalam kejadian tersebut.
Selain menimbulkan korban luka ringan, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp5.000.000 (lima juta rupiah), terutama pada bagian depan kendaraan dan pembatas jembatan yang terdampak.
Petugas Satlantas Polres Salatiga yang menerima laporan kejadian segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, pemasangan tanda peringatan, pendataan kendaraan, serta memastikan kondisi korban telah mendapatkan penanganan medis.
AKP Darmin mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa menjaga konsentrasi dan kewaspadaan saat berkendara, khususnya saat melintasi jalur rawan seperti jembatan dan jalan penghubung antarwilayah.
“Kehilangan fokus sesaat dapat berakibat fatal. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama bagi setiap pengendara,” pungkasnya. (*)


Tinggalkan Balasan