Laporan: Ninis Indrawati

SAMPANG | SUARAGLOBAL.COM –  Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Robatal untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Dalam forum ini, berbagai isu strategis menjadi perhatian utama, terutama perbaikan infrastruktur, penyediaan air bersih, serta pengembangan ekonomi lokal.

Baca Juga:  Gelombang Protes Kotak Kosong di Surabaya: Tanda Ketidakpuasan Warga terhadap Pilkada Tanpa Alternatif

Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang, Yuliadi Setiyawan, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan langkah awal dalam memastikan pembangunan yang berkelanjutan, Minggu 09 Februari 2025.

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah solusi terhadap permasalahan air bersih yang masih menjadi kendala bagi masyarakat Robatal.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Sambut Audiensi Muslimat NU, Khofifah Kenalkan Program Mustika Mesem dan Mustika Darling

\”Krisis air bersih harus segera ditangani dengan solusi konkret, seperti pipanisasi dan revitalisasi embung yang mengalami pendangkalan.

Kami berharap program ini dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan mendatang,\” ujar Yuliadi.

Baca Juga:  Hadiri Kongres V PDIP di Bali, Presiden Joko Widodo Kenakan Pakaian Adat Bali

Selain itu, infrastruktur jalan di Kecamatan Robatal juga menjadi perhatian. Beberapa ruas jalan kabupaten membutuhkan perbaikan guna meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat.

Tak hanya itu, jaringan Penerangan Jalan Umum (PJU) juga perlu diperluas demi keamanan dan kenyamanan warga.

Baca Juga:  Salat Gaib di Polres Tulungagung: Doa untuk Pahlawan yang Gugur di Medan Tugas

Di sektor ekonomi, pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi lokal.

Camat Robatal, Revelino Diaz Steny, menyebutkan bahwa produk unggulan seperti bentol (makanan khas), industri mebel, serta olahan daun kelor memiliki peluang besar untuk dipasarkan lebih luas.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Salatiga Berhasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Pengangkutan Jual Beli BBM Bersubsidi

\”Kami ingin meningkatkan nilai tambah produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Dukungan dari pemerintah dalam bentuk pelatihan, pemasaran, dan bantuan permodalan sangat kami harapkan,\” kata Revelino.

Selain itu, sektor pendidikan juga menjadi sorotan dalam Musrenbang ini. Beberapa sekolah di Kecamatan Robatal membutuhkan tambahan ruang kelas untuk menampung jumlah siswa yang terus bertambah.

Baca Juga:  Rayakan HUT ke-77, Polwan Pacitan Bedah Rumah Warga Tulakan: Hadiah Nyata untuk Boiran

Dengan adanya Musrenbang ini, pemerintah daerah berharap pembangunan di Kecamatan Robatal dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Sampang berkomitmen untuk menindaklanjuti usulan-usulan yang telah disampaikan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari program yang akan direalisasikan. (*)