Laporan: Ninis Indrawati

PACITAN | SUARAGLOBAL.COM – Warga Kabupaten Pacitan dan sekitarnya dikejutkan oleh guncangan gempa bumi tektonik berkekuatan 6,4 Magnitudo yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) dini hari. Gempa yang datang tanpa peringatan ini terjadi saat sebagian besar masyarakat masih terlelap, menimbulkan kepanikan dan membuat warga berhamburan keluar rumah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut terjadi tepat pada pukul 01.06.10 WIB. Getaran terasa cukup kuat dan meluas, bahkan dilaporkan hingga ke sejumlah wilayah lintas provinsi di Pulau Jawa.

Baca Juga:  Operasi Tumpas Semeru 2025: Ungkap Narkoba hingga TPPU, Polres Pasuruan Raih Penghargaan Ganda dari Polda Jatim

Berdasarkan analisis parameter sementara BMKG, pusat gempa atau episentrum berada di koordinat 8,99 Lintang Selatan dan 111,18 Bujur Timur. Lokasi gempa berada di laut, sekitar 90 kilometer arah Tenggara Kabupaten Pacitan, dengan kedalaman dangkal 10 kilometer.

Kondisi kedalaman yang relatif dangkal inilah yang membuat guncangan terasa cukup kuat di wilayah daratan, meskipun pusat gempa berada di laut lepas.

Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat di wilayah pesisir diminta tetap tenang namun tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Baca Juga:  Glamping Zona KIP Resmi Dibuka di Desa Wisata Tumpak Selo

Dampak guncangan gempa dirasakan di berbagai daerah, dengan intensitas yang bervariasi, mulai dari kuat hingga ringan.

Di wilayah Jawa Timur, guncangan dengan intensitas kuat hingga sedang dirasakan di Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, dan Tulungagung. Tak hanya itu, getaran juga dirasakan menjalar ke wilayah Blitar, Kediri, Nganjuk, Malang, bahkan hingga sebagian wilayah Surabaya.

Sementara itu, wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta turut merasakan dampak gempa dengan intensitas sedang hingga ringan. Getaran dilaporkan terasa di Wonogiri, Solo (Surakarta), Sukoharjo, dan Karanganyar. Di wilayah DIY, warga Gunungkidul, Bantul, dan Sleman juga merasakan guncangan yang cukup membuat perabot rumah bergetar.

Baca Juga:  Ada 'Bajak Laut' Kecil di School of Life Lebah Putih, Penasaran Ada Apakah?

Sejumlah warga mengaku terbangun karena tempat tidur dan perabot rumah bergoyang. Banyak yang memilih keluar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait. (*)