Laporan: Ninis Indrawati

TRENGGALEK | SUARAGLOBAL.COM – Semangat gotong royong kembali terlihat di wilayah Kabupaten Trenggalek. Polres Trenggalek Polda Jawa Timur bersama masyarakat setempat mulai membangun Jembatan Merah Putih Presisi di Dusun Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Jumat (8/5/2026).

Pembangunan jembatan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan bersama unsur Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kapolsek Pule AKP Muhtar, S.A.P mengatakan pembangunan jembatan itu merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus wujud kemitraan antara kepolisian dan warga dalam meningkatkan akses transportasi pedesaan.

Baca Juga:  Surabaya Batasi Jam Malam Anak, DPRD Jatim: Peran Keluarga Jadi Kunci Sukses

“Jembatan ini untuk mendukung aktivitas pertanian dan mobilitas masyarakat sehari-hari,” ujar AKP Muhtar usai kegiatan peletakan batu pertama.

Jembatan yang diberi nama Jembatan Merah Putih Presisi tersebut dibangun dengan panjang sekitar 10 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 3,5 meter. Sementara bentang sungai yang dilalui mencapai kurang lebih 5 meter.

Dalam proses pembangunannya, jembatan menggunakan konstruksi bertiang bambu yang disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah serta kebutuhan masyarakat setempat.

Selama ini warga Dusun Jombok mengalami kesulitan akses, khususnya saat membawa hasil pertanian maupun melakukan aktivitas sehari-hari. Dengan adanya jembatan tersebut, masyarakat nantinya tidak perlu lagi memutar jauh untuk menuju area pertanian dan permukiman lainnya.

Baca Juga:  Tekan Angka Kriminalitas, Gabungan Anggota TNI/Polri Gelar Operasi di Perbatasan Papua

Keberadaan jembatan itu diperkirakan mampu memangkas jarak tempuh hingga sekitar 4 kilometer dan menghemat waktu perjalanan kurang lebih 20 menit.

Tidak hanya menjadi jalur penghubung warga, jembatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan, terutama bagi para petani yang selama ini terkendala akses transportasi.

Pembangunan jembatan diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp45 juta yang berasal dari bantuan kemitraan Polres Trenggalek serta swadaya masyarakat.

Semangat kebersamaan tampak terlihat sejak awal pembangunan. Warga secara sukarela ikut bergotong royong membantu proses pengerjaan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah mereka.

Baca Juga:  Polres Bangkalan Sita 122 Kendaraan, Razia Masif Demi Tekan Curanmor

“Kami berharap pembangunan jembatan dapat berjalan lancar dan segera dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun sosial di Dusun Jombok dan sekitarnya,” tambah AKP Muhtar.

Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri Danramil Pule Kapten CPK Mohamad Nurhadi, Kapolsek Pule AKP Muhtar S.A.P., Kepala Desa Jombok Slamet Riyadi, S.Sos., Wakil Ketua BPD Jombok Edi Sutrisno, tokoh masyarakat Sugiono, serta warga setempat.

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini diharapkan menjadi simbol sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan pedesaan serta meningkatkan kesejahteraan warga. (*)