DPC PAPPRI Salatiga saat melakukan audiensi dengan Walikota Salatiga H. Yuliyanto, S.E., M.M., didampingi dengan Ibu Titik Kiraningsih di rumah dinas Walikota Salatiga, Jalan Diponegoro No. 1, Kamis (15/11/2018). (Foto: Khamim)

Salatiga, Beritaglobal.net – Segenap pengurus DPC Persatuan Artis, Penyanyi, Pemusik dan Pencipta lagu Republik Indonesia (PAPPRI) Salatiga, didampingi Wakil Ketua DPD PAPPRI Jateng Valentino Waas melakukan audiensi dengan Walikota Salatiga di kediaman rumah dinas Walikota, Jalan Diponegoro No. 1, Salatiga, Kamis (15/11/2018).

Baca Juga:  Kapolda Jateng Buka Pembekalan dan Pelatihan Pelatih Dan I, II, III Pengda Inkanas Jateng 2018

Kepada Walikota, Valentino Waas memperkenalkan sujumlah pengurus yang saat itu hadir dalam audensi tersebut.

Valentino memaparkan, asal berdirinya PAPPRI digagas oleh artis – artis senior Indonesia, yang diantaranya adalah artis asal Salatiga, alm. Ari Wibowo.

“Meski ada beberapa musik yang memiliki wadah tersendiri, namun induk dari semua wadah itu adalah PAPPRI,” tandas Valentino.

Baca Juga:  Korlantas Polri Gaungkan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu” Jadi Pengingat Pemudik

Valentino menambahkan, keberadaan PAPPRI diharapkan tidak hanya menjadi pintu gerbang bagi artis – artis dari luar yang masuk ke Salatiga, tapi juga bisa menjadi pionir untuk menumbuh kembangkan potensi musisi – musisi muda dari berbagai aliran musik (genre) yang saat ini sedang banyak diminati.

“Kita jembatani dan integrasikan semua potensi musisi – musisi yang ada dan kami harapkan DPC PAPPRI Salatiga bisa tampil membantu walikota secara riil sesuai visi dan misi kota salatiga,” tuturnya.

Baca Juga:  Perampokan Sadis Gemparkan Boyolali, Bocah 6 Tahun Tewas Dibacok

Walikota Salatiga, H. Yuliyanto, S.E., M.M., didampingi Ibu Walikota menyampaikan apresiasi atas terbentuknya PAPPRI di Salatiga dan berharap bisa menampung semua insan musik dan penyanyi di Salatiga.

“Monggo silahkan kapan DPC PAPPRI Salatiga akan dideklarasikan, kami akan memfasilitasi tempat dan akomodasi pelaksanaannya,” tandas Yuliyanto. (*)

Penulis: Khamim
Editor: Fera Marita