Patroli Sahur Diperketat! Polres Bangkalan Tingkatkan Pencegahan Balap Liar dan Perang Sarung Demi Ramadan Khusyuk

Laporan: Iswahyudi Artya

BANGKALAN | SUARAGLOBAL.COM – Demi menjaga suasana Ramadan 1447 Hijriah tetap aman dan penuh kekhusyukan, Polres Bangkalan tancap gas memperketat pengawasan malam hari. Sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas kini jadi sasaran patroli intensif, khususnya menjelang sahur hingga dini hari.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Malam Ramadan kerap diwarnai aksi balap liar, perang sarung, konvoi remaja, hingga potensi kriminalitas jalanan yang meresahkan warga. Untuk itu, personel kepolisian diterjunkan menyisir ruas jalan utama, kawasan permukiman, hingga titik-titik yang kerap dijadikan lokasi nongkrong anak muda.

Baca Juga:  Beras Murah Dua Desa Ludes Diserbu Warga, Polres Blitar-Bulog Jaga Ketahanan Pangan

Kasi Humas Polres Bangkalan, Agung Intama, menegaskan bahwa peningkatan patroli ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan suci.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman. Karena itu, patroli kami intensifkan pada malam hingga dini hari untuk mencegah berbagai potensi gangguan,” ujarnya, Senin (23/2/26).

Tak sekadar berpatroli, polisi juga mengedepankan pendekatan humanis. Petugas menyapa dan memberikan imbauan langsung kepada para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam agar tidak terlibat aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun membahayakan diri sendiri.

Baca Juga:  Ziarah Spiritual Calon Wali Kota Salatiga, dr Robby Hernawan, untuk Napak Tilas Perjuangan Wali Songo

Aksi perang sarung yang awalnya dianggap permainan tradisional, misalnya, kini kerap disalahgunakan dan berujung tawuran. Begitu pula balap liar yang bukan hanya mengganggu ketenangan warga, tetapi juga mengancam keselamatan pelaku dan pengguna jalan lainnya.

Dalam upaya pencegahan, kepolisian juga mengajak peran aktif orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada jam-jam rawan menjelang sahur. Sinergi antara aparat dan keluarga dinilai menjadi kunci utama menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan.

Baca Juga:  Karya Taruna AKMIL Pada Gelaran IIET Expo 2019 di JCC

“Peran orang tua sangat penting. Dengan pengawasan yang lebih ketat dari keluarga, kami optimistis potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan,” tambahnya.

Dengan patroli yang semakin masif dan pendekatan persuasif yang dikedepankan, Polres Bangkalan berharap suasana Ramadan di Bangkalan tetap aman, tertib, dan penuh kekhidmatan hingga akhir bulan suci. Warga pun diimbau untuk segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!