Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Setelah melalui proses panjang yang penuh seleksi ketat dan transparan, Pemerintah Kota Salatiga kini tinggal menunggu satu tahapan terakhir dalam pemilihan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Salatiga: rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ketua Panitia Seleksi Calon Dirut PDAM Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti, menyatakan bahwa seluruh tahapan seleksi secara resmi telah selesai dilaksanakan. Kini, lima nama kandidat terbaik telah lolos dan tinggal menunggu lampu hijau dari Kemendagri untuk dilakukan pelantikan.

“Nunggu rekom dari Kemendagri. Semoga agar turun,” ujar Wuri yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Salatiga, saat dikonfirmasi harian7.com pada Sabtu (12/7/2025).

Baca Juga:  Siapkan Strategi Jitu: Konsolidasi NasDem Panaskan Mesin Politik, Siap Menangkan Sinoeng - Budi, Menuju Pilkada Salatiga 2024

Adapun lima nama kandidat yang berhasil menembus seleksi final adalah:

1. Ilham Sulistyana

2. Prihanto (mantan Direktur Utama PDAM Karanganyar)

3. Farhan Hilmi

4. Imron Cahyadi

5. Reza Zainudin Ahmad

Kelima kandidat tersebut telah dinyatakan lolos setelah menjalani proses Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK) serta wawancara akhir dengan Wali Kota Salatiga yang merupakan pemilik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Sebelumnya, proses rekrutmen dibuka secara terbuka sejak 15 hingga 21 April 2025, dan terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat. “Semua warga negara Indonesia berhak mengikuti seleksi calon Dirut PDAM Salatiga,” tegas Wuri.

Baca Juga:  Rutan Salatiga Ikuti Luhkumtak, Kepala Rutan : Sosialisasi Terkait KUHP dan Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme

Namun demikian, tidak semua pelamar bisa lolos begitu saja. Panitia seleksi menetapkan sejumlah kriteria ketat yang wajib dipenuhi oleh para kandidat, seperti:

Memiliki integritas dan rekam jejak yang baik, Kemampuan manajerial dan kepemimpinan, Pengalaman kerja minimal lima tahun di bidang pengelolaan air minum,

Berperilaku jujur, profesional, dan berdedikasi tinggi untuk memajukan perusahaan daerah.

“Memiliki pengalaman bidang pengelolaan air minum minimal 5 tahun,” tegas Wuri dalam pengumuman resmi seleksi yang dirilis beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Ribuan Jamaah Padati Manaqib di Sukorejo, Kapolres Pasuruan Ajak Jaga Ukhuwah dan Kamtibmas

Saat ini, jabatan Direktur Utama PDAM Salatiga masih diisi oleh seorang Pelaksana Tugas (Plt). Meskipun pihak panitia seleksi disebut telah mengantongi nama yang terpilih, namun publik masih harus bersabar hingga proses administrasi di tingkat Kemendagri selesai.

Sesuai ketentuan, setiap pelantikan pejabat BUMD, termasuk PDAM, harus mendapat rekomendasi resmi dari Kemendagri sebagai bentuk validasi akhir dan legalitas jabatan.

Pemkot Salatiga berharap rekomendasi tersebut dapat segera turun agar organisasi PDAM bisa segera dipimpin oleh Dirut definitif yang memiliki kompetensi tinggi dan mampu mendorong transformasi pelayanan air bersih bagi masyarakat. (*)