Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengakses pasar global. Langkah ini diwujudkan melalui Pekan Pengembangan Ekspor, sebuah program strategis yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, pada 3-6 Desember 2024.

Baca Juga:  VIDEO MBG VIRAL! Kepala SD Dukuh 05 Blak-blakan Soal Komplain Menu, SPPG Sawahan Sepakat Berbenah

Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang membuka acara, 03/12/24, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program UMKM BISA Ekspor (Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor). Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas UMKM agar dapat bersaing di pasar internasional.

Pekan Pengembangan Ekspor adalah langkah nyata untuk mendorong UMKM menjadi eksportir tangguh. Ini adalah upaya bersama untuk memastikan lebih banyak produk Indonesia dapat dikenal di pasar global.

Baca Juga:  Antusiasme Tinggi, 39 Peserta Polres Pasuruan Melaju ke Seleksi Lanjutan Bintara Brimob

Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi berkembang dan bersaing di tingkat internasional,” kata Mendag Budi dalam sambutannya.

Rangkaian Kegiatan StrategisAcara ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM. Beberapa kegiatan yang diselenggarakan meliputi:

Seminar Peluang Ekspor untuk produk fesyen, aksesori, pertanian, dan hortikultura.

Baca Juga:  Wali Kota Salatiga Robby Hernawan Pimpin Apel Perdana: Tegaskan Disiplin, Efisiensi, dan Semangat "BEDA" untuk Salatiga

Business Matching, mempertemukan pelaku usaha dengan mitra dagang dari Jepang dan Uni Emirat Arab.

Konsultasi Produk dan Adaptasi Pasar yang difasilitasi oleh Export Center Surabaya.

Penandatanganan Kerja Sama antara Kemendag dan Bank Jatim untuk pembinaan pelaku UMKM berorientasi ekspor.

Pelepasan Ekspor Simbolis untuk menunjukkan keseriusan UMKM Indonesia dalam memasuki pasar internasional.

Baca Juga:  HPN 2025 Jateng: Pers Profesional di Tengah Arus AI, Etika Tak Boleh Luntur

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Mardyana Listyowati, menegaskan pentingnya acara ini dalam mendorong UMKM untuk bertransformasi menjadi eksportir profesional.

Pekan Pengembangan Ekspor adalah momentum yang tepat bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing produk mereka dan mengakses pasar global secara lebih luas,\” ujarnya.

Baca Juga:  Mulut Dilakban, Kaki Terikat: Evakuasi Buaya Liar di Tengah Ladang Tebu, Ini Jelasnya 

Kolaborasi untuk UMKM Go GlobalSalah satu sorotan acara ini adalah kerja sama antara Kemendag dan PT Bank Jatim. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mendukung UMKM melalui pelatihan, sertifikasi produk, hingga partisipasi dalam pameran dan promosi dagang.

Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis UMKM dalam pengembangan bisnis dan ekspor.

Baca Juga:  Sidoarjo Menuju STBM 5 Pilar Madya Nasional: Dari Rumah ke TPA, Inovasi Jadi Gaya Hidup

Kami akan terus mendukung pelaku UMKM dengan pendampingan dan pembiayaan agar mereka mampu memenuhi standar internasional dan bersaing di pasar global,\” katanya.

Meningkatkan Kepercayaan Diri UMKMKemendag berharap acara ini dapat memberikan dorongan besar bagi UMKM untuk berinovasi dan beradaptasi sesuai kebutuhan pasar global. Mendag Budi menyampaikan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak hanya berhenti di Pekan Pengembangan Ekspor, tetapi juga melalui program berkelanjutan seperti pelatihan, konsultasi, dan akses pasar.

Baca Juga:  Melek Digital di Balik Jeruji: WBP Rutan Surabaya Dibekali Literasi Internet

Produk UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kebanggaan di dunia internasional. Dengan dukungan pemerintah, mitra strategis, dan semangat inovasi dari pelaku usaha, saya yakin UMKM kita mampu mendunia,” tutup Mendag Budi.

Pekan Pengembangan Ekspor diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan transformasi UMKM Indonesia menjadi kekuatan baru dalam perdagangan internasional. (*)