Laporan: Bagas

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Menjelang bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur kembali menghadirkan program bantuan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu. Program bertajuk Light Up The Dream (LUTD) ini ditujukan untuk 137 keluarga di berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Pasuruan, Kediri, Bojonegoro, dan Sidoarjo.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian PLN untuk memastikan seluruh masyarakat, terutama yang kurang mampu, mendapatkan akses listrik yang layak.

Baca Juga:  Spesialis Pencuri Alat Elektronik Musala di Sidoarjo Ditangkap Polisi Tanpa Perlawanan

“Kami berharap bantuan ini bisa meningkatkan kesejahteraan warga, terutama dalam menjalani ibadah Ramadan dengan lebih nyaman,” ujar Mustaqir dalam keterangan resminya pada Selasa (25/2/2025).

Harapan Baru bagi Warga yang Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik Sendiri

Bagi banyak penerima manfaat, program ini menjadi berkah yang telah lama dinantikan. Salah satunya adalah Yuda Apriyanto, warga Sidoarjo, yang mengaku sudah 13 tahun hanya menyalur listrik dari rumah orang tua.

Baca Juga:  Gercep Ungkap Curanmor: Polres Bondowoso Ringkus Tiga Pelaku dalam Hitungan Hari

“Sekarang anak-anak bisa belajar dengan lebih baik, dan kami bisa beraktivitas dengan nyaman. Terima kasih PLN!” ungkapnya dengan penuh syukur.

Aksi Sosial Lainnya: Bantuan Perlengkapan Ibadah dan Santunan Pengemudi Ojek Online

Tak hanya memberikan sambungan listrik gratis, PLN juga menggelar aksi sosial lainnya, seperti:

Baca Juga:  Narkoba di Balik Jeruji Disikat! Menteri IMIPAS Ultimatum Tanpa Ampun

Pemberian bantuan perlengkapan ibadah ke panti asuhan.

Santunan bagi pengemudi ojek online pengguna motor listrik.

Program ini diharapkan tidak hanya memberikan akses listrik yang lebih baik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.

Melalui inisiatif Light Up The Dream, PLN Jawa Timur berkomitmen untuk terus menerangi kehidupan masyarakat, terutama di bulan penuh berkah ini. (*)