Laporan: Ninis Indrawati

TULUNGAGUNG – Bertempat di Gedung Pertemuan Desa Jarakan Kecamatan Gondang, Polres Tulungagung mengikuti Zoom Meeting penanaman padi serentak dalam mendukung Ketahanan Pangan Tahun 2024.

Dihadiri Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi, S.H., S.I.K., MTCP, Forkopimda Tulungagung, Ketua DPRD Tulungagung, Drs. Tri Hariyadi, M.Si, Anggota PJU Polres Tulungagung, Bhayangkari Cabang Tulungagung, Forkopimcam, Kades Jarakan, dan Ketua Kelompok Tani Desa Jarakan.

Baca Juga:  Orpes Generasi XIV Resmi Dikukuhkan, Dispendik Surabaya Perkuat Kolaborasi Pelajar

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan program Program Asta Cita Presiden RI tentang ketahanan pangan.

Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, Hari kita melaksanakan tanam padi serentak dengan PT. Wilmar Padi Indonesia.

Baca Juga:  Dekat dengan Warga, Hj. Lilik Hendarwati Serap Aspirasi Klampis untuk Dorong Kemandirian Ekonomi

“PT. Wilmar padi Indonesia ini sudah melaksanakan kerjasama di berbagai daerah baik di Jawa Timur maupun di provinsi provinsi lain salah satunya di Kabupaten Tulungagung”, ujar AKBP Taat, Senin (09/12/2024).

Diterangkan oleh Kapolres Tulungagung, cara kerjanya mereka itu mengoptimalkan dari aspek bibit dan pupuk jadi mereka berdasarkan kajian terhadap tanahnya kemudian dioptimalkan pupuk sehingga panen yang rata-rata tadinya satu hektar itu kurang lebih 7 ton itu bisa meningkat sampai dengan 10,5 ton per hektar.

Baca Juga:  Bangun Masa Depan Mahasiswa, UIN Salatiga Dirikan Laboratorium Terpadu Rp 42,4 Miliar: Miniatur Dunia Nyata dalam Satu Gedung

Peran Polri (Polres Tulungagung) adalah mempertemukan dalam hal ini Pak Lurah Jarakan Kecamatan Gondang yang punya tanah di wilayah yang selama ini masih dikelola secara konvensional dengan teknologi yang konvensional kita pertemukan dengan Wilmar yang nanti menyediakan pupuk dan bibit sehingga harapannya hasil panennya lebih meningkat.

“Mereka kita pertemukan sehingga ke depan harapan pemerintah untuk mengoptimalkan hasil panen itu harapannya bisa terwujud”, sambungnya.

Baca Juga:  Pedagang Buah di Gresik Meninggal Saat Berjualan, Diduga Alami Serangan Jantung

Diwilayah Kabupaten Tulungagung total lahan yang sudah bekerjasama dengan PT Wilmar sampai dengan hari ini 1034 hektar.

“Ada di 4 Kecamatan (Besuki, Bandung, Gondang dan Pakel) di 9 Desa”, tandasnya AKBP Taat.

Baca Juga:  Diduga Mengantuk, Pengemudi Toyota Corolla di Salatiga Tabrak Pohon dan Terguling

Sementara usai mengikuti kegiatan secara virtual, Kapolres Tulungagung bersama (Forkopimda) melakukan penanaman bibit Padi secara serentak bersama PT. Wilmar Padi Indonesia di lahan sawah Desa Jarakan. (*)