Laporan: Sri Wahyuni

NGAWI | berita-global.com – Berita global. com – Dalam Upaya Mendukung Program Penitipan Anak Asuh Stunting Melalui Anggota Polisi Turunkan Prevalensi di Ngawi (Penthul Melikan) Kapolsek Karanganyar AKP Supardi memerintahkan anggotanya Bhabinkamtibmas untuk melakukan kunjungan kekeluargaan atau anjangsana ke rumah orang tua Balita penderita Stunting di wilayah Kecamatan Karanganyar guna mengecek perkembanganya, Selasa (7/3/2023).

Kegiatan anjangsana tersebut dilakukan oleh  anggota Bhabinkamtibmas Desa Karanganyar Aipda Andik S, Babinsa Desa Karanganyar Bripka Sutikno, Puskesmas Karanganyar bersama-sama  Bidan Desa Saudari Shinta,  Kader Posyandu Nuri Saudari Tri Lestari  dan saudari Eni melalui program Penthul Melikan. 

Baca Juga:  Tiga Kabupaten/Kota Ini Mendapat Perhatian Khusus Gubernur Jateng Selama Pandemi Covid-19

Dalam kegiatan anjangsana Penthul Melikan kali ini dilaksanakan dengan mengunjungi anak asuh Stunting Polsek Karanganyar Asyanendra  Alfa Arsyad (22 bln) anak dari pasangan Teguh(27) dan Diah ayu (26) di Dusun Banyusin Timur  Rt 01/Rw 02 Desa / Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi.

Baca Juga:  Polda Jatim Kokohkan Sinergi Nasional dan Integritas Penanggulangan Bencana: Kapolda Nanang Tegaskan Keselamatan Warga Jadi Prioritas Utama

Ketika dimonfirmasi Kapolsek Karanganyar AKP Supardi mengatakan, kegiatan sosial menjadi orang tua asuh bagi balita Stunting merupakan implementasi dari inovasi Polres Ngawi dalam rangka membantu pemerintah di bidang kesehatan untuk mengurangi angka Stunting di wilayah Kabupaten Ngawi, khususnya Kecamatan Karanganyar. 

Untuk itu, menurut AKP Supardi, pihaknya berkoordinasi dengan Bidan dan perangkat  Desa untuk mendatakan anak Stunting kategori parah dan ibu hamil yang bermasalah dengan pertumbuhan kehamilannya.

Baca Juga:  Jelang Detik-Detik Pergantian Tahun, Polsek Semampir Intensifkan Patroli Harkamtibmas di Titik Rawan

“Dengan dilaksanakannya Program Penthul Melikan ini diharapkan terjalin sinergitas kemitraan antara Polri dengan pihak terkait (tenaga kesehatan) dan warga masyarakat khususnya yang mengalami kondisi Stunting dan ibu hamil di wilayah Kecamatan Karanganyar” ujar AKP Supardi. (*)