Laporan: Ninis Indrawati

TUBAN | SUARAGLOBAL.COM – Menindaklanjuti keluhan masyarakat yang sempat ramai di media sosial terkait dugaan adanya masalah pada Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite, jajaran Polres Tuban bersama Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Senin (27/10/2015) sore.

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Tuban, Iptu I Made Riandika Darsana. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respon cepat atas informasi yang berkembang di masyarakat terkait adanya dugaan pengoplosan pertalite yang membuat beberapa kendaraan mengalami kendala mesin setelah pengisian.

Baca Juga:  Peringatan HBP ke-62! Lapas Purwodadi Perkuat Keamanan Lewat Razia Terpadu dan Tes Urine, Pastikan Zero Narkoba dan Barang Terlarang

“Ini kami laksanakan karena ada isu yang berkembang di masyarakat adanya pertalite yang bermasalah,” jelas Iptu Riandika saat berada di lokasi pengecekan.

Adapun dua SPBU yang telah dilakukan pengecekan yaitu SPBU Patung di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, serta SPBU Dasin di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu. Ia menegaskan bahwa sesuai arahan Kapolres Tuban, pengecekan akan terus berlanjut ke SPBU lainnya.

Dalam sidak tersebut, petugas gabungan memeriksa kondisi tangki penyimpanan BBM, alur distribusi, hingga melakukan pengambilan sampel BBM yang kemudian akan diuji di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) untuk memastikan kualitas serta mengetahui titik kemungkinan terjadinya penyimpangan.

Baca Juga:  Khitan Massal Gratis, Wujud Nyata Pemkab Sidoarjo Peduli Generasi Muda di Harjasda ke-166

“Setelah pengambilan sampel, nanti akan kita cek di TBBM. Dari situ akan terlihat benang merahnya, apakah penyimpangan terjadi di SPBU atau di jalur pengiriman,” ungkap Riandika.

Selain itu, pemeriksaan akurasi alat dispenser juga dilakukan untuk memastikan takaran BBM yang dikeluarkan sesuai standar. Berdasarkan hasil pengecekan awal di dua SPBU, tidak ditemukan adanya indikasi manipulasi takaran maupun penyimpangan fisik pada pertalite.

“Untuk yang kita cek hari ini ya sesuai takaran dan sekilas warna dan baunya juga masih bagus. Namun tetap akan kita pastikan lewat pengecekan lanjutan,” tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan. Polres Tuban dan Diskopumdag disebut terus melakukan pemantauan rutin guna memastikan ketersediaan dan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga:  Kapolres Boyolali Tinjau Pos Operasi Lilin Candi 2024: Pastikan Kesiapsiagaan dan Kenyamanan Pengguna Jalur Tol

Kapolres Tuban, AKBP William Cornelis Tanasale, saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, langkah ini merupakan bentuk pelayanan dan tindakan preventif untuk menjawab keresahan masyarakat.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal serta menjaga ketersediaan BBM sesuai ketentuan pemerintah. Sementara baru dua SPBU yang kami lakukan pengecekan, dan ke depan bisa berkembang,” ujar AKBP William.

Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga transparansi dan memastikan masyarakat mendapatkan BBM berkualitas serta layanan yang sesuai standar. (*)