Laporan: Wahyu W 

SALATIGA | berita-global.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) bersama Gerakan Rakyat Anti Madat (GERAM) Kota Salatiga kembali berkomitmen dalam memberikan program pembinaan pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kali ini dengan mengikutkan dan mempromosikan hasil karya WBP dalam acara expo yang digelar dalam perayaan HUT Gereja GPIB Tamansari Salatiga. Minggu (19/02).

Baca Juga:  Patroli Penertiban Sound Horeg di Situbondo: Polisi Pastikan Ramadhan Tetap Khusyuk

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan seperti komitmen dan salah satu target kinerja tahun ini ‘Rutan Salatiga Produktif’ dengan memberikan pelatihan maupun keterampilan pada WBP dengan menggandeng berbagai pihak dari unsur pemerintahan hingga pihak lain salah satunya GERAM.

“Kali ini kami bersama GERAM mempromosikan hasil karya WBP berupa kerajinan rajut seperti dompet, tempat pensil hingga tas rajut,” ujarnya.

Baca Juga:  Merasa Tertipu Oleh Seorang Oknum TNI Mengaku Bujangan, Akhirnya Seorang Wartawati Menggugat

Sementara itu Ohan Hia Ketua GERAM Salatiga menambahkan WBP itu merupakan salah satu target binaan GERAM untuk memberikan mereka kesempatan berkreasi dan tentunya tidak mengucilkan mereka.

“Bisa dilihat sekarang, kreatifitas dari balik jeruji besi dapat mengasilkan karya yang tentunya luar biasa seperti saat ini,” tambahnya.

Baca Juga:  Pernyataan Sikap Fraksi PDIP Kota Salatiga, Tolak Pembangunan Fisik Ditengah Pandemi Covid-19

Dalam kegiatan expo kali ini Rutan Salatiga-GERAM mendapat dukungan langsung dari Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Pailit dan istri yang kebetulan hadir dan langsung membeli  hasil karya WBP dan barang-barang lainnya hasil binaan dari GERAM. (*)