Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga untuk pertama kalinya menjadi lokasi penyelenggaraan Program Magang Nasional yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Program ini juga selaras dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dalam memperkuat kualitas pembinaan dan pelayanan di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto, menyampaikan bahwa total 31 peserta magang resmi memulai kegiatan dengan tahap awal berupa perkenalan dan orientasi. Pada tahap ini, para peserta mendapatkan pemahaman dasar mengenai tugas dan fungsi Rutan, struktur organisasi, serta mekanisme pelayanan dan pembinaan.

Baca Juga:  Boyolali Siaga: Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Candi 2024-2025, Siap Amankan Pilkada Serentak 2024

“Sebanyak 31 orang mengawali masa perkenalan orientasi terkait dengan tugas fungsi Rutan, lingkungan Rutan, dan mendapat pengarahan dari para mentor,” ujar Anton, Sabtu (29/11/25).

Anton menegaskan bahwa Rutan Salatiga berkomitmen penuh memberikan pendampingan dan pembinaan optimal selama program magang berlangsung. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya memberikan pengalaman bagi peserta, tetapi juga membawa manfaat bagi organisasi dalam meningkatkan kualitas layanan.

Baca Juga:  Sabu di Kedai Haranggaol: Penangkapan Feri Lubis Buka Tabir Peredaran Narkoba Simalungun

“Kami berkomitmen memberikan pembinaan dan pendampingan optimal selama program magang berlangsung. Harapannya, program ini memberikan dampak positif bagi peserta maupun bagi Rutan Salatiga,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keberagaman latar belakang pendidikan peserta magang menjadi nilai tambah dalam upaya penguatan pelayanan dan pembinaan kepada warga binaan pemasyarakatan.

Baca Juga:  Polres Nganjuk Intensifkan Pengamanan Ibadah Gereja, Wujud Nyata Komitmen Toleransi Beragama

“Dengan latar belakang yang tepat, peserta magang nantinya dapat mengimplementasikan keilmuannya secara langsung dalam proses pelayanan maupun pembinaan terhadap warga binaan,” pungkas Anton.

Program Magang Nasional di Rutan Salatiga ini diharapkan menjadi titik awal kolaborasi berkelanjutan serta meningkatkan kompetensi generasi muda dalam bidang pemasyarakatan. (*)