Rutan Salatiga Tegaskan Komitmen Kesehatan Warga Binaan dengan Deteksi Dini HIV dan Penyakit Tidak Menular

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan komprehensif yang meliputi deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Voluntary Counseling and Testing (VCT). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dengan dukungan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Sidorejo Kota Salatiga.

Tujuan utama program ini adalah mendeteksi dini risiko kesehatan, termasuk HIV/AIDS, serta memastikan kondisi kesehatan seluruh WBP tetap terjaga. Langkah ini juga menjadi bentuk antisipasi untuk mencegah penyebaran penyakit di lingkungan Rutan.

Baca Juga:  Misi Perdamaian Presiden Prabowo: Indonesia Siap Berperan Aktif Dalam Penyelesaian Konflik di Gaza dan Timur Tengah

Kepala Rutan Salatiga, Redy Agian, melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Ruwiyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Rutan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi para WBP.

“Pemeriksaan kesehatan ini adalah langkah antisipasi dan deteksi dini bagi seluruh WBP. Kami ingin memastikan kesehatan mereka tetap terpantau dengan baik,” ujar Ruwiyanto pada Kamis (16/01/25).

Baca Juga:  Danrem 073/Makutarama Menerima Paparan Rencana TMMD Reguler ke-117 dan Sengkuyung Tahap II TA. 2023

Ruwiyanto menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh WBP dalam kondisi sehat. Selain itu, pihaknya terus memantau penerapan pola hidup sehat di kalangan WBP, termasuk dengan memastikan kualitas makanan yang disediakan.

“Alhamdulillah, semua WBP dalam keadaan sehat. Kami juga memberikan edukasi tentang pentingnya pola hidup sehat dan memastikan makanan yang disajikan sesuai standar nutrisi dan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Baca Juga:  Polri dan RCMP Perkuat Sinergi Tangkal Kejahatan Transnasional Melalui MoU Baru

Kegiatan ini diikuti oleh 177 WBP dan 21 petugas Rutan. Tim kesehatan, yang dipimpin oleh dr. Muhammad Ihsan, melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk tes profil lipid seperti kolesterol, trigliserida, tekanan darah, dan kadar asam urat. Selain itu, VCT dilakukan untuk mendeteksi risiko HIV/AIDS.

“Kegiatan ini menjadi langkah awal kami di tahun 2025. Selanjutnya, program serupa akan dilaksanakan secara rutin untuk menjaga kesehatan para WBP dan memastikan kondisinya tetap terpantau,” ujar dr. Ihsan.

Baca Juga:  Organisasi Gadungan Anti-Korupsi Dipakai untuk Peras ASN Terbongkar, Dua Mahasiswa Terjerat Hukum

Rutan Salatiga secara konsisten menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan harian. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit, terutama di musim penghujan, yang rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan. Selain pemeriksaan, Rutan juga menyediakan layanan edukasi dan konsultasi kesehatan bagi WBP.

“Edukasi dan konsultasi kesehatan adalah bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kualitas hidup para WBP selama masa pembinaan,” imbuh Ruwiyanto.

Baca Juga:  Operasi Aman Suro 2025, Polres Madiun Kota Gencarkan Patroli Gabungan untuk Jaga Kamtibmas di Tengah Tradisi

Program pemeriksaan kesehatan ini tidak hanya menjadi langkah nyata dalam menjamin kesehatan WBP tetapi juga menunjukkan dedikasi Rutan Salatiga terhadap pelayanan yang lebih baik. Dengan program berkelanjutan ini, Rutan Salatiga berkomitmen menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif bagi seluruh WBP. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!