Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Kota Salatiga bersiap menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang resmi diluncurkan secara nasional hari ini. Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mengungkapkan kesiapan kota ini usai memimpin apel bersama di Halaman Pemerintah Kota Salatiga, Senin pagi (06/01/25).

Program MBG, yang diinisiasi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), bertujuan meningkatkan gizi anak-anak sekolah dan menjadi langkah strategis untuk menyusun kebijakan berbasis bukti. Salatiga menjadi salah satu kota percontohan untuk uji coba program ini karena dinilai memiliki kesiapan masyarakat yang baik.

Baca Juga:  Wisata Naik 31 Persen! Kapolda Jatim Tetap Siaga Lewat KRYD Usai Operasi Ketupat

Yasip menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG dirancang melalui tiga skema:

1. Melibatkan UMKM Lokal

Penyediaan makanan dilakukan oleh UMKM setempat sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

2. Menggunakan Jasa Katering Besar

Untuk daerah yang belum memiliki UMKM yang siap, pengelolaan makanan dilakukan oleh katering besar yang memiliki kapasitas memenuhi standar gizi.

3. Dapur Umum Nasional

Pada wilayah yang masih minim kesiapan, pelaksanaan dilakukan melalui Dapur Umum yang dikoordinasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan dukungan TNI dan Polri. Skema ini memastikan bahan pangan tersedia dan distribusi makanan terlaksana dengan baik.

Baca Juga:  Aksi Nekat Pelajar Salatiga di Bandungan: Bersenjata Tajam, Dikejar Warga Berakhir di Kantor Polisi 

“Dalam skema dapur umum, TNI dan Polri membantu koordinasi penyediaan bahan pangan, sementara Pemerintah Daerah bertugas melakukan monitoring, memastikan program berjalan lancar, serta mengantisipasi kemungkinan kejadian luar biasa,” ujar Yasip.

Yasip menyatakan optimisme bahwa Salatiga mampu menjalankan program ini secara optimal. Ia juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung keberhasilan MBG, khususnya melalui dapur gizi sebagai koordinator lokal.

“Jika masyarakat siap, dapur gizi setempat akan memegang peran utama dalam pengawasan dan penentuan menu yang sesuai. Namun jika masyarakat belum siap, mekanisme lain akan diterapkan sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Baca Juga:  Satlantas Malang Andalkan ETLE & Edukasi, Kecelakaan Turun Drastis Selama Operasi Patuh 2025

Program MBG menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengatasi masalah kekurangan gizi pada anak usia sekolah sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya makanan bergizi. Dengan uji coba ini, Salatiga diharapkan mampu memberikan masukan berharga untuk pelaksanaan program serupa di tingkat nasional.

Sebagai penutup, Yasip mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan memastikan keberhasilan pelaksanaan MBG di Salatiga. “Kota ini siap menjadi teladan,” tegasnya. (*)