Laporan: Nugroho

SALATIGA,BeritaGlobal.net – LMPI Kota Salatiga, menduga terkait lahan bengkok milik Pemkot Salatiga yang disewa salah satu perusahaan di wilayah Randuacir Kecamatan Argomulyo, tidak beres.

“Terkait tanah aset daerah yang disewa dikatakan Sekda sudah prosedur. Namun hal ini justru membuat saya tanda tanya,”tandas Ketua LMPI Kota Salatiga, Arief Satriasmoro, kepada beritaglobal.net, Selasa, (12/7/2022).

Baca Juga:  Kutip Kisah Prabu Ekalawya, Kakanwil Beri Wejangan Khusus 60 Taruna Poltekip 56 Tingkat I

Aris mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berulang kali menanyakan terkait perjanjian tertulis di didirikannya bangunan permanen dilahan tersebut oleh pihak perusahaan.

“Saat suya menanyakan ke terkait softcopy perjanjian tertulis pendirian bangunan permanen dilahan milik Pemkot Salatiga,  ibu sekda menjanjikan akan diberikan. Dengan jawaban itu justru kejanggalan potensi tinggi,”terangnya.

Baca Juga:  Bulog Jamin Stok Beras Untuk Bulan Ramadhan Hingga Juni 2024 di Medan Aman

Mendengar pernyataan Sekda seperti itu, kami dari LMPI mengklarikasi Yulianto mantan Wali Kota Salatiga.”Saat kami menanyakan ke bapak Yulianto mantan walikota Salatiga, justru ia menyampaikan selama menjabat belum pernah menandatangi kontrak tersenut.  Bahkan tidak tahu kalau didirikan gedung atau bangunan permanen,”ungkapnya.

Baca Juga:  Penerimaan Anggota Polri 2024 di Polres Boyolali: Kesempatan Masih Terbuka hingga 21 April

Berita sebelumnya:

Bangunan Permanen Yang Berdiri Dilahan Bengkok Milik Perusahaan Ternama di Randuacir Argomulyo Diduga Melanggar Aturan dan Belum Berizin