Laporan: W Widodo

KAB SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris Kabupaten Semarang sukses menyelenggarakan Seminar Bedah dan Analisis Capaian Pembelajaran Bahasa Inggris Fase D Kurikulum Merdeka. Acara yang berlangsung pada Selasa (17/09/2024) di Aula SMP Negeri 1 Banyubiru ini dihadiri lebih dari 100 peserta, terdiri dari guru-guru Bahasa Inggris SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Semarang. 

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Inggris. Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Dr. Nur Zaida, M.Pd., Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kota Semarang, yang juga penulis buku pembelajaran Bahasa Inggris. Dalam pemaparannya, Dr. Nur Zaida menekankan pentingnya peran guru sebagai model berbahasa Inggris bagi siswa. Menurutnya, guru harus mampu memberikan contoh penggunaan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari dan mengkolaborasikannya dengan bahasa Indonesia.

Baca Juga:  Menantang Mitos Pohon Durian Tidak Bisa Tumbuh di Grobogan, Heru Bawor Berani Budidayakan Durian Bawor di Desa Dempel

“Anak-anak akan lebih mudah berbicara dalam bahasa Inggris jika mereka melihat dan mendengar contoh yang konsisten dari guru. Guru diharapkan sering-sering menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan pembelajaran, meskipun tetap dipadukan dengan bahasa Indonesia atau bahasa daerah. Ini akan memotivasi siswa untuk lebih percaya diri dalam berbicara,” ujar Dr. Nur Zaida.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Budi Riyanto, S.Pd., M.Pd., juga hadir dan memberikan arahan penting terkait pembelajaran bahasa Inggris di sekolah. Beliau menekankan pentingnya kepercayaan diri siswa dalam belajar bahasa Inggris, serta mengimbau guru-guru untuk selalu melakukan survei kebutuhan siswa sebelum memulai pembelajaran.

Baca Juga:  Ny. Deby Purnomosidi Memimpin Sertijab Dua Ketua Persit KCK Jajaran Koorcab Rem 073 PD IV/Diponegoro

“Guru harus mampu membuat siswa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris, meskipun tata bahasa mereka belum sempurna. Pembelajaran harus menyenangkan dan bermanfaat agar Bahasa Inggris tidak lagi dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit oleh siswa,” jelas Budi Riyanto.

Selain itu, Ketua MGMP Bahasa Inggris Kabupaten Semarang, Inayah Mala Hayati, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir. Beliau juga memberikan selamat kepada sejumlah guru yang lolos Program Pengembangan Kompetensi Guru Bahasa Inggris (PKGBI) tahun 2024 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca Juga:  Polres Salatiga Berhasil Mengamankan Pasangan Suami Istri Siri Dengan Barang Bukti Sabu Dan Inex

“Kami berterima kasih atas partisipasi seluruh anggota MGMP. Semoga kegiatan ini bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi kita sebagai guru Bahasa Inggris. Selamat juga kepada bapak-ibu guru yang mengikuti PKGBI, semoga ilmu yang didapat semakin meningkatkan kualitas pembelajaran kita,” tutup Inayah Mala Hayati. 

Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Inggris di Kabupaten Semarang sesuai dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka, yang lebih berfokus pada kebutuhan dan perkembangan siswa. (*)