Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COMĀ  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di wilayahnya. Inisiatif ini merupakan implementasi dari kebijakan strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi desa.

Langkah ini disosialisasikan melalui Forum Konsultasi Publik yang digelar di Aula Delta Graha pada Senin (21/4/2025). Acara tersebut dihadiri oleh 180 peserta yang terdiri dari para kepala desa, camat, dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Dalam forum tersebut, Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Sidoarjo, M. Ainur Rahman, menegaskan bahwa pembentukan Kopdes Merah Putih merupakan amanat nasional yang harus segera direspons secara konkret oleh pemerintah daerah hingga level desa.

Baca Juga:  Mudik Tenang! Polres Pasuruan Buka Penitipan Motor Gratis, Warga Bisa Pulang Kampung Tanpa Was-Was

ā€œKopdes Merah Putih adalah program strategis nasional yang harus dilaksanakan dengan serius. Kami optimis seluruh desa dan kelurahan di Sidoarjo siap mengimplementasikannya,ā€ ujar Ainur.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro akan menyediakan pendampingan teknis dan administratif secara menyeluruh agar tidak ada hambatan dalam proses pendirian koperasi. Targetnya, seluruh Kopdes Merah Putih sudah terbentuk sebelum peringatan Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2025 mendatang.

ā€œTidak ada alasan bagi desa untuk menunda pembentukan koperasi ini. Program ini wajib dijalankan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional dari akar rumput,ā€ tegas Ainur.

Baca Juga:  Polda Jatim Berhasil Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di LumajangĀ 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mohamad Edi Kurniadi, turut menegaskan pentingnya koperasi ini sebagai penggerak utama ketahanan ekonomi desa, khususnya dalam menghadapi ancaman krisis pangan dan mengentaskan kemiskinan ekstrem.

ā€œKopdes Merah Putih bukan sekadar koperasi biasa. Ia akan menjadi pilar ekonomi rakyat berbasis lokal yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa,ā€ jelas Edi.

Dijelaskannya, hingga saat ini dua koperasi telah resmi terbentuk di Desa Kajeksan dan Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan. Kedua koperasi tersebut menjadi model awal yang akan direplikasi di seluruh wilayah Sidoarjo.

Koperasi Merah Putih ini nantinya dapat mengelola unit usaha sesuai dengan potensi lokal desa masing-masing. Jenis usaha yang dapat dijalankan meliputi toko sembako, usaha simpan pinjam, layanan kesehatan seperti apotek dan klinik, hingga sektor produktif lainnya yang berbasis sumber daya lokal.

Baca Juga:  Perjalanan Suci: Polres Trenggalek Jemaah Haji Trenggalek Kawal Keberangkatan Calon Jamaah Haji Ke SurabayaĀ 

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro juga membuka ruang dialog dan pelatihan bagi desa-desa yang belum memahami mekanisme pembentukan koperasi. Tujuannya agar semua pihak memahami peran koperasi tidak hanya sebagai badan usaha, tetapi juga sebagai penguat struktur sosial dan ekonomi masyarakat desa.

Melalui dorongan kuat dari Pemkab Sidoarjo serta sinergi antarinstansi, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan dan menjadi pondasi bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang adil dan merata. (*)