Sinergi TNI-Polri di Salatiga Dorong Gerakan “Hijaukan Bumi, Selamatkan Masa Depan”

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Semangat menjaga bumi terus digaungkan di Kota Salatiga. Aksi nyata kali ini terlihat dalam Gerakan Penanaman Pohon bertajuk “Hijaukan Bumi, Selamatkan Masa Depan” yang digelar di Dusun Slumut, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Rabu pagi (6/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Lumbung Madani Indonesia ini mendapat dukungan penuh dari Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi bersama Dandim 0714 Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho. Kehadiran keduanya menjadi simbol kuat sinergi TNI-Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Tak hanya aparat, kegiatan ini juga dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari perwakilan pemerintah, tokoh agama, hingga warga setempat yang menerima bantuan bibit tanaman, khususnya alpukat.

Baca Juga:  Kafilah Jatim Bersiap Maksimal di MTQ Nasional ke-XXX: Optimisme Juara dengan Inovasi Digital

Acara berlangsung khidmat sekaligus penuh kebersamaan. Diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bibit pohon, sesi foto bersama, hingga aksi penanaman pohon secara langsung di lokasi.

Suasana guyub rukun begitu terasa, mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam merawat lingkungan hidup.

Ketua Yayasan Lumbung Madani Indonesia, Syukur Fahruddin, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk investasi jangka panjang bagi bumi.

“Ini adalah tabungan alam untuk masa depan. Kerusakan lingkungan bisa berdampak besar, bahkan memicu bencana. Karena itu, kita semua harus peduli, terutama di wilayah Kumpulrejo yang menjadi penyangga sumber mata air di Salatiga,” ungkapnya.

Baca Juga:  Buron Ditangkap di Situbondo, Pria Paruh Baya Kangean Diduga Rudapaksa 10 Santriwati

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai gerakan penanaman pohon sebagai langkah strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Menurutnya, Salatiga yang dikenal sebagai kota berhawa sejuk dan kaya sumber air kini mulai menghadapi tantangan, terutama berkurangnya cadangan air tanah akibat tekanan lingkungan.

“Ini bukan hanya menanam pohon, tapi juga menanam harapan untuk generasi mendatang. Kami berharap gerakan ini terus berlanjut dan didukung semua pihak, agar manfaatnya bisa dirasakan secara ekologis maupun ekonomis,” tegasnya.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Jika kita mencintai alam, maka alam pun akan menjaga kita,” pesannya.

Baca Juga:  Pelatihan Pembinaan Kemampuan Brimob 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Profesionalisme Personel Remaja

Senada dengan itu, Dandim 0714 Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan penghijauan memiliki dampak besar dalam mencegah bencana seperti banjir dan longsor, sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Ia pun menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung program pelestarian lingkungan yang melibatkan seluruh elemen bangsa.

Gerakan ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam penghijauan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, lembaga, dan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, langkah kecil menanam pohon hari ini diyakini menjadi fondasi besar dalam menjaga bumi. Karena pada akhirnya, merawat alam bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang masa depan yang ingin kita wariskan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!