Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Masa liburan sekolah dimanfaatkan untuk kegiatan penuh manfaat. Sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa mengikuti program Khitan Ceria yang diselenggarakan oleh YBM PLN UP3 Salatiga bekerja sama dengan LAZIS Jateng Cabang Salatiga. Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Kantor PLN UP3 Salatiga, Jalan Diponegoro No. 19, Kamis (25/6/26).

Program khitan massal gratis ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, sekaligus membantu anak-anak melaksanakan salah satu syariat Islam dengan pelayanan kesehatan yang aman dan nyaman.

Mewakili Manager PLN UP3 Salatiga, Ricky Caesar Latumallo selaku Asisten Manager Keuangan dan Umum menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini merupakan hasil dari kepedulian para pegawai PLN yang secara rutin menyisihkan sebagian rezekinya melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN.

Baca Juga:  Jateng Siapkan Jurus Hadapi Tarif Impor AS 32 Persen: Ekspansi Pasar hingga Industri Hijau Sasar Benua Eropa

“Terima kasih atas terselenggaranya program bhakti sosial ini. Para pegawai PLN setiap bulan menyisihkan sebagian harta ke YBM PLN untuk selanjutnya dikelola agar memberikan manfaat kepada masyarakat, salah satunya Khitan Ceria ini,” kata Ricky.

Sementara itu, Pimpinan LAZIS Jateng Cabang Salatiga, Dwi Cahyono, menjelaskan bahwa Khitan Ceria telah menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap program tersebut mampu meringankan beban keluarga kurang mampu sekaligus melahirkan generasi penerus yang sehat dan berakhlak mulia.

“Alhamdulillah, tahun ini program Khitan Ceria bisa terlaksana lagi atas kerja sama dari berbagai pihak, ada YBM PLN UP3 Salatiga, LAZIS Jateng dan PIKK PLN UP3 Salatiga. Semoga adik-adik penerima manfaat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan shalih. Sehingga kelak bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” jelas Dwi Cahyono.

Baca Juga:  Pj. Bupati Bangkalan Tantang OPD Pacu Kinerja Lebih Optimal di 2025

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan layanan khitan modern yang ditangani tenaga medis profesional dari Omah Khitan Pinuk Salatiga (OKPS) di bawah pimpinan Hendri Arifin. Metode modern yang digunakan membuat proses khitan berlangsung lebih nyaman sehingga anak-anak tidak merasa takut.

Suasana semakin meriah berkat dukungan Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) PLN UP3 Salatiga. Sambil menunggu giliran dikhitan, para peserta dihibur dengan penampilan pendongeng Kak Ilham yang menyampaikan kisah-kisah lucu sarat pesan moral. Gelak tawa pun terdengar memenuhi ruangan, membuat anak-anak lebih rileks dan berani menghadapi proses khitan.

Salah seorang peserta, Shandika (9), asal Ampel, Kabupaten Semarang, mengaku sangat senang bisa mengikuti program Khitan Ceria secara gratis. Meski baru duduk di bangku kelas III SD, ia terlihat tenang sejak awal hingga proses khitan selesai.

Baca Juga:  Kapolres Pasuruan Ajak Masyarakat Ciptakan Ramadan Aman dan Kondusif

“Tidak sakit, kok. Petugasnya ramah, ngajak gojekan selama dikhitan. Tadi aku juga boleh sambil mainan HP. Saya sangat senang bisa mendapatkan kesempatan khitan melalui program ini. Terima kasih kepada PLN dan LAZIS,” ungkap Shandika dengan wajah sumringah.

Melalui kegiatan ini, YBM PLN UP3 Salatiga bersama LAZIS Jateng Cabang Salatiga berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Khitan Ceria tidak hanya menjadi layanan kesehatan gratis, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, semangat kebersamaan, serta harapan baru bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat, saleh, dan bermanfaat bagi bangsa. (*)