Taruna Akpol Turun ke Jalan! Edukasi Mudik Aman dan Kenalkan Layanan 110 di Daan Mogot

Laporan: Yopi

JAKARTA | SUARAGLOBAL.COM – Aksi sigap dan humanis ditunjukkan para Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang turun langsung ke jalan menggelar penyuluhan “Mudik Aman”, sosialisasi layanan kepolisian 110, hingga berbagi takjil di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Para taruna dari angkatan 58, 59, dan 60 benar-benar menyasar langsung masyarakat pengguna jalan, khususnya pengemudi ojek online (ojol) yang setiap hari berjibaku di jalur padat arteri Daan Mogot.

Nama-nama seperti BKT. Devan Efrain Hutabarat, BKT. Tribrata Putra Sambo, BKT. Andika Rizky Nugroho, hingga ABT. Elfiantara Baskara tampak aktif memberikan edukasi langsung kepada para pengendara.

Baca Juga:  Terjadi Kecelakaan Beruntun di Simpang Empat Gamol JLS Salatiga, Diduga Truk Tronton Alami Rem Blong, Ini Jelasnya

Di tengah meningkatnya mobilitas menjelang Lebaran, para taruna menekankan pentingnya keselamatan berkendara. Mereka mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan mudik.

Tak hanya itu, para pengemudi juga diberi pemahaman soal potensi risiko di jalan serta cara mengantisipasinya, terutama di jalur padat dan rawan kecelakaan.

Yang tak kalah penting, para taruna juga активно menyosialisasikan layanan call center 110 milik kepolisian. Layanan ini bisa digunakan masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat, tindak kriminal, hingga meminta bantuan polisi secara cepat dan gratis.

Baca Juga:  Patroli Skala Besar di Tuban, Polres Libatkan Brimob dan Pemkab untuk Jaga Bumi Wali Tetap Kondusif

Perwakilan Taruna Akpol, BT. Muhamad Rashya Arrafi Resdianto, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam menciptakan mudik yang aman.

“Tujuan utama kami adalah mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keselamatan saat mudik Lebaran,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa layanan 110 harus semakin dikenal luas oleh masyarakat.

“Kami juga memperkenalkan layanan 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk menghubungi kepolisian secara cepat dalam situasi darurat,” sambungnya.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana semakin hangat. Para taruna membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan. Aksi ini sontak mendapat sambutan antusias dari masyarakat, khususnya para pengemudi ojol yang masih berada di jalan saat waktu berbuka tiba.

Baca Juga:  Merajut Keberagaman, Anton Saragih-Benny Sinaga Minta Restu Uskup Agung Medan untuk Pilkada Simalungun

Tak berhenti di situ, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara Taruna Akpol dan para pengemudi ojek online. Momen ini menjadi simbol kedekatan antara Polri dan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan yang humanis.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat. Selain itu, pemanfaatan layanan kepolisian seperti 110 juga diharapkan makin optimal.

Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) diharapkan tetap aman, tertib, dan kondusif selama musim mudik Lebaran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!