Laporan: Budi Santoso

NGAWI | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya memperkuat keterampilan personel dalam penggunaan senjata api, Kepolisian Resor (Polres) Ngawi, yang bernaung di bawah Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim), mengadakan latihan menembak pada Kamis, 12 September 2024. Latihan ini bertempat di lapangan tembak Polsek Kedunggalar dan diikuti oleh pejabat utama Polres Ngawi serta anggota Satreskrim, Satnarkoba, dan Samapta.

Wakapolres Ngawi, Kompol Achmad Robial, S.E., S.I.K., menegaskan pentingnya latihan ini dalam meningkatkan profesionalitas personel dalam menghadapi tantangan di lapangan. “Kami berharap dengan latihan ini, personel Polres Ngawi dapat lebih profesional dan proporsional dalam menghadapi berbagai ancaman di lapangan, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terjaga dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Kemnaker dan TikTok Perkuat Kolaborasi, Dorong Pengembangan Talenta Ekonomi Digital Nasional

Jenis senjata api yang digunakan dalam latihan tersebut adalah senjata genggam tipe pistol HS-9. Latihan ini tidak hanya melibatkan personel yang memegang senjata api, tetapi juga memberikan kesempatan kepada para pejabat utama untuk ikut serta dalam latihan. Semangat dan disiplin peserta terlihat nyata dalam setiap tahap latihan, menunjukkan keseriusan mereka dalam meningkatkan kemampuan teknis dan taktis.

Baca Juga:  Aksi Tanggap Semeru: Personel SAR Polda Jatim Sisir Jalur Terdampak, Bagikan Masker di Tengah Kepungan Abu Vulkanik

“Kami akan terus melaksanakan latihan semacam ini secara berkala agar kemampuan anggota semakin terasah dan siap menghadapi segala kemungkinan di lapangan,” tambah Kompol Robial, didampingi oleh Kabaglog Polres Ngawi, Kompol Sudiono, S.H., yang turut hadir untuk memastikan kelancaran kegiatan.

Baca Juga:  Kecelakaan Truk Tangki di JLS Besuki, Polres Telusuri Alur Distribusi Solar hingga Akar Masalahnya

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kondusif ini juga mencerminkan komitmen Polres Ngawi untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukumnya melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Latihan rutin ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan setiap personel siap dan sigap dalam menjalankan tugas kepolisian di lapangan. (*)