Laporan: Budi Santoso

NGAWI | SUARAGLOBAL.COM  — Dalam upaya menekan laju inflasi dan meringankan beban masyarakat, Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi menggelar operasi pasar murah di halaman Kantor Desa Wonosari, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Selasa (22/4/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas DPPTK Kabupaten Ngawi, Arifin, Camat Sine Agus Dwi Narimo, Danramil Sine Kapten Subangit, Kapolsek Sine Iptu Sutikno, jajaran Forkopimcam Sine, para kepala desa se-Kecamatan Sine, serta ratusan warga dari Desa Wonosari dan sekitarnya yang tampak antusias memadati area pasar sejak pagi.

Baca Juga:  Setetes Pengabdian: Polda Jatim Gelar Donor Darah Massal Peringati HUT Korpri ke-54

Dalam sambutannya, Sekdin Arifin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret perhatian pemerintah terhadap kestabilan harga kebutuhan pokok, serta keseimbangan antara kepentingan penjual dan pembeli.

“Operasi pasar ini untuk memastikan tidak ada pihak yang dirugikan ataupun diuntungkan secara berlebihan, baik dari sisi harga maupun timbangan. Semua demi kepentingan bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arifin menegaskan bahwa seluruh komoditas yang dijual dalam pasar murah telah dikemas secara layak dan higienis. Hal ini untuk mempermudah masyarakat dalam mengenali kondisi barang serta memastikan kualitas yang baik.

Baca Juga:  Menatap Banda Neira 2045: Menteri Bappenas Serahkan Masterplan Pengembangan Kawasan Ikonik di Maluku

Sejumlah komoditas pokok ditawarkan dengan harga di bawah harga pasar, seperti cabai yang biasanya mencapai Rp50.000 per kilogram, di pasar murah hanya dijual Rp40.000 per kilogram. Selain itu, tersedia pula beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, buah-buahan, dan aneka sayuran segar.

Warga menyambut positif kegiatan ini. Ama dan Fitri, warga Dusun Sedonorejo, mengungkapkan rasa senang mereka saat diwawancarai oleh Suaraglobal.com.

Baca Juga:  Polisi Dekat dengan Warga, Polres Nganjuk Gelar Pasar Murah di CFD dan Diserbu Pembeli

“Kami senang sekali, karena harga-harga di sini lebih murah dibandingkan di pasar maupun toko. Kalau bisa diborong semua, pasti kami borong, Pak,” ucap Ama sambil senyum dan menunjukkan kantong belanjaan yang sudah penuh.

Operasi pasar murah ini tidak hanya menjadi solusi atas fluktuasi harga, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara rutin, terutama di momen-momen krusial seperti menjelang hari besar keagamaan atau saat inflasi menunjukkan tren kenaikan. (*)