Tempa Arsitek Lapangan, PBVSI Malang Gaspol Gelar Pelatihan Pelatih Bola Voli Jatim 2026

Laporan: Ninis Indrawati

MALANG | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen mencetak sumber daya kepelatihan yang unggul terus ditunjukkan Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Malang. Salah satunya melalui penyelenggaraan Pelatihan Pelatih Bola Voli Tingkat Daerah Jawa Timur Tahun 2026, yang digelar selama lima hari, mulai 31 Januari hingga 4 Februari 2026, bertempat di Universitas Kepanjen Malang.

Kegiatan strategis ini menjadi ajang peningkatan kompetensi sekaligus standarisasi kualitas pelatih bola voli di Jawa Timur, seiring tuntutan pembinaan atlet yang semakin profesional dan berorientasi prestasi jangka panjang.

Pelatihan tersebut dihadiri Ketua Harian PBVSI Pengprov Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kapolres Malang AKBP M. Taat Resdianto selaku Ketua Umum PBVSI Kabupaten Malang, jajaran pengurus PBVSI Jawa Timur dan PBVSI Kabupaten Malang.

Baca Juga:  Pemkab Purbalingga Gandeng TNI Polri Laksanakan Rapid Test di Pasar Kutasari dan Pasar Bobotsari

Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang, Ketua Yayasan Universitas Kepanjen Malang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, para narasumber berpengalaman, serta puluhan peserta pelatihan dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan apresiasi tinggi kepada PBVSI Kabupaten Malang atas inisiatif dan konsistensinya dalam meningkatkan kualitas pelatih bola voli melalui jalur pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.

Menurutnya, pelatihan pelatih merupakan fondasi penting dalam membangun sistem pembinaan atlet yang kuat, terstruktur, dan berkesinambungan.

“Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagian dari investasi jangka panjang untuk kemajuan bola voli Jawa Timur,” ujar Kombes Pol Abast, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga:  Polda Jatim Buka Rekrutmen Bakomsus Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Fokus pada Bidang Pertanian dan Kesehatan

Ia menegaskan bahwa Provinsi Jawa Timur dikenal sebagai salah satu lumbung atlet nasional, khususnya di cabang olahraga bola voli. Berbagai prestasi yang diraih, baik pada level kelompok umur maupun dewasa, menjadi bukti keberhasilan pola pembinaan yang selama ini dijalankan.

“Jawa Timur berkontribusi besar sebagai pemasok atlet nasional. Prestasi itu tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses panjang yang diawali dari pembinaan usia dini,” ungkapnya.

Kombes Pol Abast yang juga menjabat Kabid Humas Polda Jawa Timur menekankan peran strategis pelatih sebagai ujung tombak pembinaan. Menurutnya, keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh bakat dan latihan fisik, tetapi juga oleh kualitas pelatih yang membimbingnya.

Baca Juga:  Ikuti Arahan Presiden, Polres Jember dan TNI Gotong Royong Bersihkan Pantai Puger

“Para pelatih adalah arsitek masa depan atlet. Jadilah pelatih yang tidak hanya menguasai teknik dan taktik, tetapi juga mampu membentuk karakter, mental juang, dan disiplin atlet,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali materi teori dan praktik kepelatihan modern, penguatan sport science, hingga pendekatan pembinaan karakter atlet. Diharapkan, lulusan pelatihan mampu menjadi pelatih yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan kompetisi bola voli di era yang semakin kompetitif.

PBVSI Kabupaten Malang optimistis, pelatihan ini akan melahirkan pelatih-pelatih berkualitas yang menjadi motor penggerak prestasi bola voli Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!