Tragis! Seorang Pria Asal Kabupaten Semarang Temui Kenalan Melalui TikTok, Meninggal di Ngawi

Laporan: Budi Santoso

NGAWI | SUARAGLOBAL.COM – Warga Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digemparkan oleh peristiwa meninggalnya seorang pria tamu yang diketahui berasal dari Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Korban diketahui berinisial DM (47), warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Ia ditemukan tak bernyawa di kamar rumah TK, seorang warga Desa Kuniran yang disebut mengenalnya melalui media sosial.

Menurut keterangan tuan rumah, DM datang pada Kamis (12/2/2026) dengan menumpang ojek menuju rumahnya di Dusun Krajan. Kedatangannya disebut untuk bertemu setelah sebelumnya berkenalan melalui media sosial, yang diduga melalui aplikasi TikTok.

Setibanya di rumah TK, korban kemudian menginap. Hingga Jumat siang, suasana masih terlihat biasa saja.

Baca Juga:  Polres Madiun Kota Tangkap Dua Pengedar Sabu di Banjarejo, Targetkan Dalang Utama dalam Perburuan

Namun sekitar pukul 13.00 WIB, DM mengeluhkan sakit pada kedua kakinya serta nyeri di bagian dada. Keluhan tersebut sempat disampaikan kepada TK.

Menjelang malam, sekitar pukul 19.30 WIB, TK bersama anak kandungnya, SA, mengecek kondisi DM di kamar. Betapa terkejutnya mereka saat mendapati korban dalam posisi terlentang di atas kasur lantai dan sudah tidak bernapas.

Panik melihat kondisi tersebut, TK segera memanggil kerabat terdekat untuk meminta bantuan sekaligus melapor ke Kepala Desa Kuniran, Joko Sukendro. Informasi itu kemudian diteruskan ke pihak Kepolisian Sektor Sine.

Kepala Desa Kuniran, Joko Sukendro, menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Kuniran agar setiap menerima tamu yang menginap lebih dari 1 x 24 jam wajib melaporkan kepada Ketua RT/RW atau Pemerintah Desa setempat.

Baca Juga:  TMMD Desa Catur: Kemenag Boyolali Bagikan Puluhan Al-Quran, Menanamkan Akhlak Mulia dan Keimanan Generasi Muda

Masyarakat juga diminta untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi di media sosial, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat tidak dilaksanakannya kewajiban tersebut, maka hal tersebut di luar tanggung jawab Pemerintah Desa, Jelasnya.

Tak lama berselang, Kapolsek Sine AKP Heri Riyanto bersama anggota dan Tim Identifikasi Polres Ngawi tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dari dokter Puskesmas Sine, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun bekas penganiayaan pada tubuh korban.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Ngawi guna pemeriksaan lebih lanjut.

Ketua RT setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pihak lingkungan tidak menerima laporan adanya tamu yang menginap selama dua hari di rumah Tk.

Baca Juga:  BPSDMD Provinsi Jateng Kembali Didaulat Sebagai LPP Terbaik Nasional Tahun 2019

“Setahu kami, yang bersangkutan kenal lewat TikTok atau media sosial. Saat korban datang, tidak ada pemberitahuan kepada RT bahwa ada tamu yang menginap. Padahal TK sudah berkeluarga dan memiliki anak. Tujuannya apa, kami juga kurang mengerti,” ujarnya kepada Suaraglobal.com.

Peristiwa ini pun menjadi perbincangan hangat warga sekitar. Selain karena korban berasal dari luar daerah, kejadian tersebut juga bermula dari perkenalan di dunia maya yang berujung duka.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya DM. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!