Was Was lewati Jalan Rusak Menuju Kantor Bupati Buru, Warga Minta Segera Diperbaiki

 

Kondisi ruas jalan menuju Kantor Bupati Buru yang rusak parah belum diperbaiki hingga kini, Rabu (15/5/2024)

Laporan: Fajrin N S Salasiwa

NAMLEA | SUARAGLOBAL.COM – Jalan rusak dan berlubang di Kabupaten Buru ternyata masih banyak.

Tentu saja hal ini menimbulkan kesusahan bagi para pengguna jalan tersebut.

Kerusakan ini juga terlihat di salah satu akses jalan utama menuju Kantor Bupati Buru, Kota Namlea, Kabupaten Buru.

Pantauan media ini pada Rabu, (15/5/2024) hari ini, jalan tepat di depan Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 Buru, ini banyak yang berlubang dan licin.

Baca Juga:  Karanganyar Luncurkan Program Cadangan Pangan untuk Atasi Stunting: Suplemen dan Telur Terbagi, Targetkan 0% Stunting

Tentunya jalanan rusak ini sangat menganggu aktifitas masyarakat.

Apalagi pada musim hujan sekarang ini, setengah badan jalan telah ditutupi air, karena lubang yang cukup besar berada pada ruas jalan tersebut.

Selain itu, kondisi jalan terlalu sempit dan berlumpur, serta tidak adanya selokan, sehingga ketika musim hujan, seluruh air tertampung di badan jalan.

Diduga adanya pembiaran dari dinas terkait, sehingga sampai sekarang ini belum ada tindakan untuk pengerjaan pada kerusakan jalan itu.

Baca Juga:  Ibu Iriana Lakukan Jamuan Minum Teh dengan Ibu Negara Iran

Kemudian, bagi kendaraan yang melintasi kawasan tersebut perlu ekstra hati-hati, khususnya bagi pengguna kendaraan roda dua.

Bisa saja sewaktu-waktu para pengendara mengalami kecelakaan.

Karena kedalaman jalan berlubang itu, bisa lebih 50cm, dan lebarnya mencapai 2-3 meter.

Seorang pengendara roda dua, Sofyan mengatakan, kalau bisa ruas jalan tersebut segera diperbaiki, karena sangat mengganggu perjalanan, serta rawan kecelakaan.

“Di jalan ini sering terjadi kecelakaan, jadi harus secepatnya diperbaiki,” kata Sofyan saat diwawancarai awak media ini di lokasi, Rabu siang.

Baca Juga:  Respons Cepat Dini Hari, Polres Salatiga Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan Sukarno Hatta Cebongan

Dia menjelaskan, kerusakan jalan itu sudah cukup lama, namun sampai saat ini belum ada pengerjaan.

“Seharusnya sudah dikerjakan, karena rusak sudah paling lama, kalau dibiarkan begitu saja nanti masyarakat jadi korban, ” jelasnya.

ia pun menyoroti kondisi penerangan malam hari disekitar jalan berlubang itu yang minim.

“Apalagi kalo malam, karena gelap jadi pengendara roda dua harus ekstra hati-hati, bahaya bagi kami, jadi Pemerintah Daerah agar secepatnya diperbaiki lah,” Pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!