Lokasi Kejadian Longsor Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang

Magelang, beritaglobal.net – Penambangan Begho Kependem Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang kembali longsor dan memakan korban jiwa, Senin (18/12/2017).

Kejadian terjadi sekira pukul 10.00 WIB,  sedikitnya 9 orang dinyatakan neninggal dunia dalam peristiwa ini, beberapa orang lainnya mengalami luka-luka.

Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang bersama anggota TNI, POLRI dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang hingga berita ini diturunkan masih melakukan proses evakuasi terhadap para korban.

Baca Juga:  Perkuat Jejaring Investasi Pariwisata, Wali Kota Salatiga Hadiri Pembukaan Jateng Travel Fair 2025 di Solo

Sulitnya medan dan potensi longsor susulan menyulitkan proses evakuasi. Beberapa alat berat terpaksa diturunkan selama proses evakuasi, untuk memindahkan material batu, pasir serta tanah.

Menurut keterangan Kapolres Magelang melalui Kasubbag Humas Polres Magelang AKP Santoso, “Hingga saat ini masih dilakukan evakuasi terhadap korban, sudah diketemukan 9 orang dalam kondisi meninggal dunia serta 9 orang lainya mengalami luka-luka serius dan kini sudah di bawa ke RSUD Muntilan guna mendapatkan penanganan medis ,” jelasnya kepada beritaglobal.net.

Baca Juga:  BPN Cilacap Percepat Sertifikasi BMD: Serahkan 81 Sertifikat, Target 2.002 Bidang Tuntas 2027

Menurut data dihimpun di lokasi kejadian, beberapa orang tersebut berasal dari Kecamatan Grabak, dan Jumoyo Salam serta Sleman.

Longsor terjadi saat beberapa penambang mengeruk pasir untuk di muat ke dalam truck yang sedang mengantri, tanpa mereka sadari tebing yang ada diatasnya tiba-tiba longsor dan menimbun para korban, diperkirakan ada sedikitnya 18 orang dan 3 unit kendaraan yang ikut tertimbun dalam musibah ini.

Baca Juga:  Jalan Sepi Jadi Lokasi Aksi, Resmob Polres Gresik Bekuk Pria Eksibisionis Pengganggu Pemotor Wanita 
Proses Evakuasi Korban

Pihak kepolisian Polres Magelang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian ini. (Eko)