Presiden RI Joko Widodo dalam pertemuan dengan seluruh pejabat eselon I, eselon II, pimpinan PTN dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Kemenristekdikti, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/10/2018) siang. (Foto: HMS) 

Jakarta, Beritaglobal.net – Setelah tiga tahun terakhir fokus pada pembangunan infrastruktur, mulai tahun 2019 mendatang, pemerintah akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Anggaran negara pun akan diprioritaskan untuk  pembangunan SDM.

Baca Juga:  Polres Salatiga Gelar Apel Siaga Tanggap Bencana Dan Penggelaran Sarpras Di Lapangan Bhayangkara

Terkait hal itu, seperti data diterima Beritaglobal.net, Kamis (11/10/2018) dini hari, Presiden Joko Widodo menjelaskan, pemerintah akan membuat Badan Riset Nasional yang perannya nanti hampir ke 70% – 80% ada di perguruan – perguruan tinggi.

“Dengan membentuk Badan Riset Nasional itu, maka anggaran riset akan menjadi jelas, larinya kemana, hasilnya apa, outputnya apa, outcomenya apa,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan pada pertemuan dengan seluruh pejabat eselon I, eselon II, pimpinan PTN dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Kemenristekdikti, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/10/2018) siang.

Baca Juga:  Semangat Merah Putih di Puncak Gunung Pundak: Polwan Mojokerto Kibarkan Inspirasi dan Solidaritas di Hari Jadi ke-76

Presiden membandingkan dengan kondisi sekarang, meskipun sudah dianggarkan Rp600 miliar – Rp800 miliar di beberapa kementerian/lembaga (K/L), tidak jelas hasil riset yang dilakukan.

“Ini ada sesuatu yang memang harus kita luruskan,” ucap Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Mutasi Besar-Besaran! 22 Pegawai Digeser, Bank Salatiga Tancap Gas Perkuat SDM dan Hukum

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu Menko PMK Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Meristekdikti M. Nasir. (Agus Subekti/HMS)