Penampilan New Devina Music dibawah komando Riadi, dalam sebuah pementasan di Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Selasa (02/07/2019). (Foto: dok. istimewa/ASB)

Ungaran, beritaglobal.net – Jalan rejeki tidak pernah ada yang tau dari mana datangnya. Begitupula yang dialami oleh Riadi (32), pemuda asal Dusun Pete RT RT 01 RW 02, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang.

Kesenangannya pada dunia musik, mengantarkannya membentuk group musik yang diberi nama New Devina Music.

Baca Juga:  Dua Dekade Pengakuan UNESCO, Festival Keris Nusantara 2025 Siap Pamerkan 100 Pusaka Agung di Semarang

“Saya mengembangkan New Devina Music baru kurang lebih dua tahun terakhir,” jelasnya kepada beritaglobal.net.

Riyadi menyebutkan bahwa dirinya senang dengan usaha yang digelutinya, baginya bisa berkumpul dengan teman – teman sesama pecinta musik telah membuatnya merasa bahagia.

“Selama semua bisa guyub rukun, saya sudah senang. Bisa berkumpul sesama pecinta musik se Salatiga, Kabupaten Semarang sudah kesengan tersendiri untuk saya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jaringan Sabu Lintas Kota Terbongkar: Polres Gresik Gulung Tiga Pengedar, Sita iPhone hingga Uang Tunai

Suka duka dalam dunia musik telah dia lalui, dengan wilayah pentas yang mencakup Ampel, Boyolali, Bringin, wilayah Kecamatan Pabelan, membuat Riadi tidak mematok harga tinggi untuk setiap pentasnya.

“Untuk tarif saya kondisional, setiap pentas saya beri harga mulai dari Rp 1,8 juta hingga Rp 2,5 juta. Tergantung paket yang diambil pelanggan,” imbuhnya.

Berbagai jenis aliran musik dapat dimainkan oleh New Devina Music dibawah kepemimpinan Riadi.

Baca Juga:  Kurve, Kegiatan Bersama Tingkatkan Kerja Sama, Disiplin Dan Rasa Memiliki

Riadi menambahkan jika dirinya bersama crew New Devina Music, merasa berkesan dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Bringin, dimana setiap pentasnya selalu dipadati oleh penonton dan berlangsung meriah.

“Untuk pemesanan layanan kami dapat menghubungi saya langsung di 081805851240, atau datang langsung di rumah saya di Dusun Pete, Desa Sukoharjo,” tandasnya. (Agus S)