Laporan: W Widodo

SALATIGA | BERITA-GLOBAL.COM – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Salatiga mendeklarasikan Zero Halinar (tidak ada handphone, pungutan liar, dan narkoba) yang diikuti  pegawai dan warga binaan. Rabu (10/05).

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan komitmen Deklarasi bersama ini harus dipatuhi dan dilaksanakan bersama mewujudkan Rutan Salatiga bersih dari peredaran handphone, tidak ada pungutan liar dan narkoba serta melaksanakan perintah dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Baca Juga:  Syawal Penuh Berkah: Lima ASN Rutan Salatiga Naik Pangkat, Karutan Redy Agian Dorong Kinerja Unggul dan Berintegritas

“Komitmen Deklarasi ini harus dipatuhi dan dilaksanakan bersama mewujudkan Rutan Salatiga bersih dari peredaran handphone, tidak ada pungutan liar dan narkoba,” ujarnya.

Andri menjelaskan saat ini Rutan Salatiga juga berproses untuk menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani dimana Rutan Salatiga termasuk dalam 83 (Delapan Puluh Tiga) satuan kerja pemasyarakatan se Indonesia yang diajukan ketahap penilaian TPI Inspektorat Jenderal Kemenkumham.

Baca Juga:  Danramil 05/Tuntang Bersama KORENTANG, Tanam Sedikitnya 7.000 Beraneka Pohon di 15 Desa

“Kami saat ini juga sedang berproses  menjadi WBK/WBBM, dimana Rutan Salatiga termasuk dalam 83 (Delapan Puluh Tiga) satuan kerja pemasyarakatan se Indonesia yang diajukan ketahap penilaian TPI,” jelasnya.

Andri menekankan seluruh jajaran Rutan Salatiga tidak boleh ada pungutan liar, peredaran narkoba dan hanphone, sehingga deklarasi ini harus benar-benar. 

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur Raih Predikat 10 Besar dalam Digital Government Award SPBE Summit 2024

“Apabila ada pelanggar, akan diberikan sanksi yang tegas sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku,” tegasnya.

Perlu diketahui Rutan Salatiga juga menggandeng jajaran Kepolisian dan TNI, telah melaksanakan razia bersama untuk memastikan komitmen Rutan Salatiga dalam memberantas peredaran narkoba, handphone dan barang terlarang lainnya. (*)