Laporan: W Widodo

SALATIGA | BERITA-GLOBAL.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga menggandeng Dinas Perpusatakaan dan Arsip (Dinpersip) Kota Salatiga hadirkan pelayanan perpustakaan keliling khusus bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Layanan perpustakaan ini menjadi salah satu pembuka wawasan, informasi dan jendela dunia bagi WBP seperti yang diungkapkan Andri Lesmano Kepala Rutan Salatiga.

“Layanan perpustakaan ini menjadi salah satu pembuka wawasan, informasi dan jendela dunia bagi WBP,” ungkap Andri. Selasa (06/06).

Baca Juga:  Buka Launching Event Pariwisata Jateng 2019, Taj Yasin : "Jateng mempunyai banyak potensi, karenanya, kita jangan hanya menjadi penonton tetapi harus pula menjadi penikmat"

Andri menjelaskan terobosan yang dilakukan bersama Dinpersip Kota Salatiga sangat bermanfaat dan memiliki peranan penting bagi terciptanya budaya membaca dan jembatan menuju peningkatkan pengetahuan bagi WBP.

“Terobosan yang kami berikan bersama Dinpersip Salatiga sangat bermanfaat dan memiliki peranan penting bagi terciptanya budaya membaca dan jembatan menuju penguasaan ilmu pengetahuan bagi WBP,” jelasnya.

Baca Juga:  Polres Boyolali Gelar Bakti Sosial Penyaluran Air Bersih dan Bibit Pohon dalam Peringatan HUT Polantas ke-69, Wujud Sinergi Polisi dan Masyarakat

Selain itu Andri menambahkan dengan hadirnya perpus keliling ini menjadi sumber referensi, berkontribusi penting bagi terbukanya akses informasi, serta mewujudkan zero buta huruf bagi WBP.

“Dengan layanan perpustakaan ini menjadi sumber referensi memberikan kontribusi penting bagi terbukanya akses informasi, serta mewujudkan zero buta huruf bagi WBP,” tambahnya.

Baca Juga:  Shuttle Semeru, Inovasi Baru Polda Jatim untuk Pelayanan Publik yang Lebih Mudah, Ini Jelasnya 

Sementara itu salah satu WBP perkara narkotika, Rein (25) mengaku sangat senang dan antusias dengan hadirnya perpustakaan keliling.

“Saya sangat senang dan antusias sekali, sebelumnya sudah ada layanan perpustakaan juga di Rutan, tetapi dengan hadirnya perpus keliling ini, menjadi efektif dan banyak buku-buku terbaru sehingga menambah wawasan kami sebagai WBP,” ucapnya. (*)