Istimewa

  Laporan: W Widodo

DEMAK | SUARAGLOBAL.COM – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., bersama Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Nana Sudjana, M.M., dan Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.St.Mk., S.H. mendampingi Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo dalam tinjauan langsung ke lokasi terdampak banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Presiden Jokowi, didampingi oleh Pangdam IV/Diponegoro dan pejabat lainnya, melakukan peninjauan langsung di beberapa titik terdampak banjir di Kabupaten Demak. Beliau secara langsung berdialog dengan warga setempat serta petugas penanggulangan bencana untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang situasi terkini.

Baca Juga:  Polsek Genteng Surabaya: Komitmen dalam Memberikan Pelayanan Terbaik bagi Warga Surabaya

Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Richard Harison, S.I.P. mengungkapkan bahwa Kodam IV/Diponegoro berkomitmen untuk memberikan bantuan dan dukungan penuh dalam upaya penanganan dampak bencana tersebut.

“Kami selalu siap memberikan bantuan setiap saat dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kapolda Jateng Ajak Sinergi dengan Masyarakat MTA untuk Membangun Bangsa melalui Kamtibmas

Kunjungan ke lokasi terdampak banjir di Kabupaten Demak ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani bencana alam serta memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Langkah-langkah konkret untuk rehabilitasi dan rekonstruksi daerah terdampak banjir juga telah dipersiapkan untuk memastikan pemulihan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca Juga:  Di Tengah Abu dan Kekhawatiran, Polda Jatim Sigap Evakuasi Harta Benda Warga Supiturang dari Ancaman Erupsi Semeru

BNPB menyatakan bahwa kondisi banjir di Kabupaten Demak semakin memburuk setelah enam tanggul pembatas aliran sungai di daerah tersebut jebol. Akibatnya, sebanyak 24.436 warga Kabupaten Demak masih terpaksa mengungsi karena rumah mereka masih terendam banjir.

“Kodam IV/Diponegoro bersama dengan instansi terkait, berkomitmen dalam mengatasi dampak buruk yang ditimbulkan oleh bencana alam ini,” pungkas Kapendam. (*)