Laporan: W Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga menggelar sarasehan bertajuk program ‘Sapa Pagi’ yang diikuti seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Rabu (27/03).

Program yang digelar diselasar dalam Rutan ini, Kepala Rutan Salatiga Redy Agian secara langsung memimpin kegiatan memberikan petuah  dan pesan penting pada seluruh WBP.

“Lupakan kejadian kemarin yang sudah berlalu, jangan diungkit-ungkit lagi, jadikan pembelajaran, jangan menyalahkan orang lain. Terlebih di bulan Ramadan ini, marilah instropeksi diri, manfaatkan waktu dengan sebaik – baiknya, perbanyak ibadah, dekatkan diri kepada Tuhan YME,” katanya dihadapan seluruh warga binaan.

Baca Juga:  Thania Kusumaningtyas: Dari Sasana ke Panggung Emas PON XXI, Kebanggaan Salatiga yang Tak Terkalahkan

Redy menjelaskan selain sebagai bentuk sarana komunikasi dan memperkuat kebersamaan antar sesama WBP maupun petugas. Program ini diharapkan untuk membuka pikiran yang positif.

“Jangan fokus memikirkan perkara yang sedang dihadapi, tapi isi dengan kegiatan yang positif, ikuti program pembinaan yang ada, yang muslim ibadah ke masjid, yang nasrani silakan ke gereja. Manfaatkan fasilitas yang ada dengan sebaik – baiknya termasuk adanya perpustakaan untuk menambah wawasan pengetahuan,” jelasnya.

Baca Juga:  Kreatif dan Ramah Lingkungan! Inovasi Warga Binaan Lapas Balikpapan Sabet Penghargaan KRENOVA

Redy menambahkan kegiatan ini digelar sekaligus sebagai upaya memperkuat toleransi, wadah sambung rasa dan tentunya memberikan sosialisasi dan penyemangat untuk WBP terlebih di bulan ramadan.

Baca Juga:  Polresta Malang Kota Perketat Pengawasan Pendatang untuk Cegah Terorisme

Diakhir, Redy Agian yang didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan Ruwiyanto berharap agar WBP saat mereka bebas nanti bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat untuk keluarga dan masyarakat. (*)