Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Fuad Benardi, S.Kom., M.MT, melaksanakan kegiatan reses di Kota Surabaya sebagai bagian dari upaya mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme ini mengangkat isu-isu utama seperti infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan kesehatan, (25/11/25).

Baca Juga:  Dari Ladang ke Layar Zoom: Dandim 0714/Salatiga Hadiri Panen Raya Serentak di Tawang 2, Wujud Nyata Ketahanan Pangan Nasional

Dalam sambutannya, Fuad menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dengan warga Surabaya.

Reses adalah momen penting untuk mendengarkan suara masyarakat secara langsung, agar kami sebagai wakil rakyat dapat memperjuangkan kebutuhan mereka dengan lebih tepat,\” ujarnya.

Baca Juga:  Polisi Dalami Kelalaian Kendaraan Logistik dalam Kecelakaan Maut di Tol Pandaan-Malang

Masalah infrastruktur mendominasi diskusi dalam reses tersebut. Warga mengeluhkan kondisi jalan berlubang serta sistem saluran air yang kurang memadai di beberapa wilayah. Fuad Benardi menyatakan bahwa persoalan ini akan menjadi salah satu prioritasnya untuk ditangani.

Kami akan memeriksa enam titik kritis yang menjadi keluhan masyarakat. Selanjutnya, saya akan berkoordinasi dengan Sekretariat Dewan (Sekwan) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk memastikan perbaikan infrastruktur masuk dalam Program Kegiatan Prioritas (Pokir) DPRD,” jelas Fuad.

Baca Juga:  Deteksi Dini Ancaman, Satwa K9 Polda Jatim Lakukan Sterilisasi Gereja

Selain infrastruktur, Fuad juga menyoroti persoalan pendidikan, terutama terkait program pendidikan gratis di sekolah negeri yang masih diwarnai pungutan.

Program pendidikan gratis harus benar-benar bebas biaya. Namun, banyak laporan dari orang tua siswa yang menyebutkan adanya pungutan tambahan. Ini perlu diawasi dengan ketat agar program ini berjalan sesuai harapan masyarakat,” tegas Fuad.

Baca Juga:  “Lawe Kokohu” Jadi Simbol Kearifan Lokal: Gubernur Maluku Buka Grand Final Turnamen Surfing Edukatif di Negeri Latu

Ia menambahkan bahwa perencanaan anggaran yang matang menjadi kunci agar pendidikan gratis dapat dilaksanakan dengan maksimal. Fuad berjanji akan terus mengawal isu ini di tingkat DPRD bersama rekan-rekan legislatif lainnya.

Fuad juga mengajak masyarakat untuk ikut aktif memberikan masukan dan mencari solusi bersama. Menurutnya, keberhasilan pembangunan Surabaya memerlukan kerja sama antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat.

Baca Juga:  Tersungkur karena Gembok Cakram: Aksi Curi Motor Sopir Surabaya Gagal Total, Warga Sidotopo Kidul Sigap Bertindak

Peran aktif masyarakat sangat penting dalam proses ini. Aspirasi dan masukan dari warga menjadi bahan berharga bagi kami untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” katanya.

Tokoh masyarakat setempat, M. Agus Sa’i, menyampaikan harapannya terhadap Fuad Benardi sebagai wakil rakyat yang mampu membawa perubahan signifikan bagi Surabaya.

Baca Juga:  Rapat Tingkat Menteri Siap Amankan Nataru 2024-2025: Fokus Mobilitas dan Kesiapsiagaan Nasional

Kami berharap Pak Fuad dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, terutama dalam menyelesaikan masalah sosial yang dihadapi warga kecil,” ujar Agus.

Dalam penutupannya, Fuad menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan akan dibawa ke dalam forum DPRD Provinsi Jawa Timur untuk diperjuangkan.

Baca Juga:  Lima Geng Curanmor Digulung di Pamekasan, Satu Pelaku Masih Buron 

Kami berkomitmen untuk menjadikan setiap masukan dari warga sebagai dasar perumusan kebijakan. Saya yakin, dengan kerja sama dan semangat yang kuat, kita bisa membangun Surabaya yang lebih baik,” pungkasnya.

Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat, memastikan setiap permasalahan yang ada dapat diatasi secara efektif dan tepat waktu. (*)