Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengakses pasar global. Langkah ini diwujudkan melalui Pekan Pengembangan Ekspor, sebuah program strategis yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, pada 3-6 Desember 2024.

Baca Juga:  28 Pengurus Yayasan Jallu Nusantara Indonesia Resmi Dilantik, Siap Jadi Motor Pemberdayaan Hukum dan Keadilan Sosial 

Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang membuka acara, 03/12/24, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program UMKM BISA Ekspor (Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor). Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas UMKM agar dapat bersaing di pasar internasional.

Pekan Pengembangan Ekspor adalah langkah nyata untuk mendorong UMKM menjadi eksportir tangguh. Ini adalah upaya bersama untuk memastikan lebih banyak produk Indonesia dapat dikenal di pasar global.

Baca Juga:  Tipu Daya di Balik Mesin Genset: Penipu Online Dibekuk Polisi di Surabaya

Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi berkembang dan bersaing di tingkat internasional,” kata Mendag Budi dalam sambutannya.

Rangkaian Kegiatan StrategisAcara ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM. Beberapa kegiatan yang diselenggarakan meliputi:

Seminar Peluang Ekspor untuk produk fesyen, aksesori, pertanian, dan hortikultura.

Baca Juga:  Robby Hernawan: Perempuan Adalah Motor Edukasi Kesejahteraan Finansial Keluarga

Business Matching, mempertemukan pelaku usaha dengan mitra dagang dari Jepang dan Uni Emirat Arab.

Konsultasi Produk dan Adaptasi Pasar yang difasilitasi oleh Export Center Surabaya.

Penandatanganan Kerja Sama antara Kemendag dan Bank Jatim untuk pembinaan pelaku UMKM berorientasi ekspor.

Pelepasan Ekspor Simbolis untuk menunjukkan keseriusan UMKM Indonesia dalam memasuki pasar internasional.

Baca Juga:  Tangisan Seorang Driver Ojek, Helm Kenangan yang Hilang, dan Hati Tulus Seorang Polisi Salatiga

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Mardyana Listyowati, menegaskan pentingnya acara ini dalam mendorong UMKM untuk bertransformasi menjadi eksportir profesional.

Pekan Pengembangan Ekspor adalah momentum yang tepat bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing produk mereka dan mengakses pasar global secara lebih luas,\” ujarnya.

Baca Juga:  8,9 Juta Anak Jatim Jadi Sorotan! DPRD Desak Strategi Pendidikan Menyeluruh dan Berkeadilan

Kolaborasi untuk UMKM Go GlobalSalah satu sorotan acara ini adalah kerja sama antara Kemendag dan PT Bank Jatim. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mendukung UMKM melalui pelatihan, sertifikasi produk, hingga partisipasi dalam pameran dan promosi dagang.

Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis UMKM dalam pengembangan bisnis dan ekspor.

Baca Juga:  Panglima TNI dan Kapolri Tanam Jagung di Lahan Kodam IV/Diponegoro: Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Kami akan terus mendukung pelaku UMKM dengan pendampingan dan pembiayaan agar mereka mampu memenuhi standar internasional dan bersaing di pasar global,\” katanya.

Meningkatkan Kepercayaan Diri UMKMKemendag berharap acara ini dapat memberikan dorongan besar bagi UMKM untuk berinovasi dan beradaptasi sesuai kebutuhan pasar global. Mendag Budi menyampaikan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak hanya berhenti di Pekan Pengembangan Ekspor, tetapi juga melalui program berkelanjutan seperti pelatihan, konsultasi, dan akses pasar.

Baca Juga:  Ditinggal Pulang Kampung, Toko Ban di Ungaran Dilalap Sijago Merah, Ini Jelasnya 

Produk UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kebanggaan di dunia internasional. Dengan dukungan pemerintah, mitra strategis, dan semangat inovasi dari pelaku usaha, saya yakin UMKM kita mampu mendunia,” tutup Mendag Budi.

Pekan Pengembangan Ekspor diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan transformasi UMKM Indonesia menjadi kekuatan baru dalam perdagangan internasional. (*)