Laporan: Iswahyudi Artya

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya meningkatkan kemampuan personel menghadapi situasi darurat, Satlantas Polrestabes Surabaya mengadakan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada Jumat (6/12). Pelatihan ini berlangsung di Aula Gedung Patria Tama dan diikuti oleh anggota Satlantas, Samapta, serta Polsek jajaran Polrestabes Surabaya.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurahman, S.H., S.I.K., M.Si., yang memimpin kegiatan ini, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan respons cepat anggota Polri saat menghadapi keadaan darurat di lapangan, terutama dalam kecelakaan lalu lintas.

Situasi darurat menuntut respons yang cepat dan tepat. Dengan pelatihan ini, kami berharap anggota dapat memberikan pertolongan pertama secara profesional, sehingga dapat menyelamatkan nyawa korban sebelum tim medis tiba,” ujar AKBP Arif.

Baca Juga:  Parkir Liar Rp20 Ribu Viral di TikTok, Polsek Batuceper Tangani Kasus dengan Cepat

Kegiatan pelatihan mencakup materi teori dan praktik langsung yang meliputi:

Teknik dasar pertolongan pertama pada korban kecelakaan.

Cara menghentikan pendarahan dan menangani patah tulang.

Prosedur CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) untuk menangani henti jantung.

Evakuasi darurat yang aman di lokasi kecelakaan.

Baca Juga:  Gaspol Keselamatan! 5.020 Personel Gabungan Polda Jatim Turun ke Jalan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 Resmi Digelar 

Para peserta juga dilatih menggunakan peralatan medis dasar yang disediakan di kendaraan patroli, seperti kain pembalut, tandu lipat, dan alat bantu pernapasan.

AKBP Arif menekankan bahwa kecepatan dan ketepatan dalam penanganan darurat dapat meminimalkan risiko fatal bagi korban.

Baca Juga:  Operasi Pekat II Semeru 2025: Polres Ponorogo Amankan Pelaku Atas Dugaan Penganiayaan Menggunakan Sajam 

Dengan pelatihan ini, anggota Satlantas dan jajaran terkait dapat berkoordinasi lebih baik untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,\” tambahnya.

Briptu Andi Wibowo, salah satu anggota Satlantas yang mengikuti pelatihan, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Ajak Ulama Madura Perkuat Persatuan dan Lawan Narkoba

Kami sering berada di lokasi kecelakaan, tetapi dengan pelatihan ini, kami jadi lebih siap membantu korban dengan teknik yang benar,” katanya.

Pelatihan PPGD ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polrestabes Surabaya untuk meningkatkan profesionalisme dan keterampilan anggotanya.

Baca Juga:  Cek Kesehatan Gratis di Sampang, Hadiah Spesial bagi Warga yang Berulang Tahun

Selain pelatihan ini, Satlantas juga berencana mengadakan simulasi penanganan darurat secara berkala untuk memperkuat sinergi antarunit.

Melalui langkah ini, Polrestabes Surabaya menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mempertegas peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (*)