Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024, yang berlangsung dari 21 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025, mencatatkan pencapaian luar biasa di Jawa Timur. Berdasarkan hasil Analisa dan Evaluasi (Anev) yang diumumkan pada Kamis (2/1/2025) oleh Kombes Pol Dirmanto, Kabidhumas Polda Jatim, operasi ini berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas dan kejahatan jalanan secara signifikan.

Kombes Pol Dirmanto menyampaikan bahwa selama pelaksanaan operasi, angka kejahatan jalanan di wilayah hukum Polda Jatim menurun hingga 20%. Pada tahun 2023, tercatat 1.463 kasus, sementara di tahun 2024 angka tersebut turun menjadi 1.165 kasus. Selain itu, gangguan ketertiban umum juga mengalami penurunan sebesar 25%, dari 56 kasus menjadi 42 kasus.

Baca Juga:  Jalur Tempursari–Pronojiwo Terancam Longsor Susulan, Polisi dan Warga Bergerak Cepat Pasang Bronjong

\”Kami melihat ini sebagai bukti efektivitas koordinasi antar instansi serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah masing-masing,\” ujar Kombes Pol Dirmanto.

Di sisi lain, angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur juga menunjukkan tren penurunan drastis. Kecelakaan kendaraan roda dua menurun hingga 32%, dari 969 kasus di tahun 2023 menjadi 663 kasus di tahun 2024.

Baca Juga:  Kodam IV/Diponegoro sambut dan Dukung Penuh kegiatan Tim PDTT BPK RI

Angka kecelakaan mobil penumpang dan mobil pengangkut barang masing-masing turun 44% dan 47%, sementara kecelakaan bus menunjukkan penurunan paling drastis hingga 79%. Pada tahun 2023, terdapat 28 kasus kecelakaan bus, sedangkan di tahun 2024 hanya tercatat 6 kasus.

Meski berhasil menekan angka kriminalitas dan kecelakaan, peristiwa bencana alam justru mengalami kenaikan hingga 111%, dari 9 kejadian di tahun 2023 menjadi 19 kejadian pada tahun 2024.

Baca Juga:  KPU Sidoarjo Selesaikan Rekapitulasi Suara Pilkada 2024 dengan Pengawasan Ketat dari Bawaslu

\”Walaupun jumlahnya meningkat, kami bersyukur bahwa dampaknya bisa diminimalisir melalui respon cepat dari tim gabungan dan kesiapsiagaan masyarakat,\” jelas Kombes Pol Dirmanto.

Perayaan malam pergantian tahun di Jawa Timur berlangsung aman tanpa insiden besar. Kombes Pol Dirmanto mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang turut menjaga keamanan selama masa libur Natal dan tahun baru.

Baca Juga:  Indonesia Emas atau Indonesia Cemas? PB HMI Soroti Defisit Keadilan Anak Muda

\”Keberhasilan Operasi Lilin Semeru 2024 ini tidak hanya berkat kerja keras aparat, tetapi juga dukungan dari masyarakat yang terus menjaga kondusifitas wilayahnya,\” katanya.

Polda Jawa Timur berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat Jawa Timur. Operasi ini juga diharapkan menjadi model kolaborasi yang efektif antara aparat penegak hukum dan masyarakat.

Baca Juga:  Mutu Evaluasi Jadi Fokus, Dispendik Surabaya Tingkatkan Standar Nominasi USP-TKA

Dengan hasil ini, Operasi Lilin Semeru 2024 menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan rasa aman selama musim liburan. (*)