Laporan: Ninis Indrawati

MOJOKERTO | SUARAGLOBAL.COM – Sebuah ledakan besar mengguncang Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Mojokerto, Senin (13/1/2025) pagi, menyebabkan kerusakan parah pada dua rumah warga, salah satunya milik seorang anggota kepolisian. Insiden ini tidak hanya menghebohkan warga sekitar, tetapi juga memicu perhatian serius dari pihak berwenang.

Ledakan menghancurkan bagian belakang rumah milik Aipda Maryudi, anggota kepolisian setempat, dengan kerusakan terparah di bagian dapur yang hampir rata dengan tanah.

Baca Juga:  Polsek Semampir Berhasil Bongkar Kasus Judi Online di Surabaya, Dukung Penuh Program 100 Hari Kerja Presiden

Kapolres Mojokerto, AKBP Dr. Ihram Kustarto, langsung mendatangi lokasi untuk memastikan langkah awal penanganan. Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa tim Inafis bersama petugas gabungan dari Polres Mojokerto dan Polda Jawa Timur sedang bekerja keras untuk mengungkap sumber ledakan.

“Kami telah memeriksa area terdampak secara mendalam. Saat ini, fokus kami adalah menemukan penyebab pasti ledakan. Kami meminta masyarakat bersabar menunggu hasil investigasi dari tim ahli,” ungkap AKBP Ihram.

Baca Juga:  Polres Salatiga Gandeng Akademisi dan Tokoh Masyarakat Susun Standar Pelayanan Publik

Pihak kepolisian telah menutup akses ke lokasi kejadian untuk mempermudah proses penyelidikan sekaligus menjaga situasi tetap kondusif. Aparat juga melakukan pengamanan ketat di sekitar rumah tersebut guna menghindari gangguan atau potensi risiko lanjutan.

Baca Juga:  Dandim Jepara Ajak Calon Haji Perkuat Fisik dan Mental: Hadiri Manasik Haji 2025 di Gedung Wanita

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengaku sangat terkejut. Ledakan terdengar hingga radius beberapa kilometer. “Saya mendengar suara keras seperti bom. Ketika keluar rumah, saya melihat bagian belakang rumah Pak Maryudi sudah hancur,” kata seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih belum diketahui. Tim forensik dari Polda Jatim diharapkan segera merilis laporan awal setelah proses pemeriksaan selesai.

Baca Juga:  HUT ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Syukuran Penuh Makna

Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama karena melibatkan anggota kepolisian sebagai salah satu korban terdampak. Polres Mojokerto menegaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara transparan dan hasilnya akan segera disampaikan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan profesional. Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami,” tambah AKBP Ihram.

Baca Juga:  DPRD Jatim dan Polda Perkuat Sinergi, Ancaman Narkoba hingga Penyimpangan Sosial Jadi Perhatian

Masyarakat Mojokerto diminta untuk tetap tenang dan menghindari spekulasi yang dapat memperkeruh situasi. Pihak kepolisian juga mengimbau warga agar memberikan informasi jika memiliki hal-hal yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Ledakan ini menjadi peringatan bagi warga akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi risiko di lingkungan sekitar. Sementara itu, situasi di Desa Sumolawang terus dipantau untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat. (*)