Laporan: Wahyu Widodo

KAB SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM  – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah terus berkomitmen dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi dunia perkuliahan. Melalui Bidang Pribadi Islam (BPI), JSIT Jateng menggelar Youth Leadership Camp, sebuah program pembinaan bagi 202 siswa kelas XII dari 14 SMAIT, SMKIT, dan MA di bawah naungannya. Acara ini berlangsung di Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (15/02/25), dengan fokus utama pada persiapan akademik, kepemimpinan, dan pembentukan karakter Islami bagi calon mahasiswa.

Ketua Bidang BPI JSIT Jateng, Wasis Pambudi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan bekal penting bagi siswa sebelum mereka memasuki jenjang pendidikan tinggi.

Baca Juga:  Menjaga Stabilitas dan Kondusifitas Salatiga Pasca Pileg dan Pilpres Tahun 2019

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi calon alumni SMAIT agar siap menghadapi dunia kampus. Selama di SMA, mereka telah mendapatkan pembinaan karakter Islami, dan harapannya nilai-nilai tersebut dapat terus mereka pegang teguh dalam kehidupan perkuliahan dan seterusnya,” ujar Wasis.

Motivasi dari Tokoh Inspiratif

Untuk memaksimalkan pembinaan, panitia menghadirkan dua motivator yang telah sukses di bidangnya, yaitu Imron Hamzah, seorang publik speaker dan alumnus Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, serta Hafidzh Alhaq Fatih, alumnus Lund University Swedia yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga:  Polrestabes Surabaya Ungkap Aksi Komplotan Curanmor Bersenjata, Satu Pelaku Masih Diburu

Dalam sesi motivasi, Imron Hamzah menekankan pentingnya menetapkan tujuan hidup yang jelas serta memiliki mentor dalam perjalanan menuju kesuksesan.

“Untuk meraih sukses, kita perlu seorang pembina atau mentor. Sukses tidak bisa diraih sendiri, pasti butuh dukungan dari lingkungan yang baik dan kondusif,” papar Imron di hadapan para peserta.

Baca Juga:  Polri Peduli: Kapolsek Modung takziah Ke rumah duka Tokoh masyarakat Ds Modung

Sementara itu, Hafidzh Alhaq Fatih mengingatkan siswa agar selalu bersungguh-sungguh dalam belajar, karena perjuangan di masa sekarang akan menentukan masa depan mereka.

“Orang yang tidak mau merasakan pahitnya belajar, kelak akan merasakan pahitnya kehidupan. Maka, isi hari-hari dengan belajar dan berprestasi agar sukses di masa depan,” tegas Hafidzh.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan, Polres Boyolali Bersama KPH Telawa Siapkan Budidaya Jagung di Kawasan Hutan Juwangi

Antusiasme Peserta

Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi dalam Youth Leadership Camp ini. Salah satunya, Rosyid, siswa dari SMAIT Nurul Ihsan Boarding School Cilacap, yang merasa beruntung bisa mendapatkan pengalaman berharga dari acara ini.

“Alhamdulillah, senang bisa hadir di sini. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan memotivasi kami untuk lebih siap memasuki dunia kampus. Mohon doanya agar kami bisa masuk ke kampus impian,” harap Rosyid.

Baca Juga:  Sempat Viral di Medsos! DPO Pelaku Curanmor di Surabaya Akhirnya diringkus Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Melalui program seperti ini, JSIT Jateng berharap dapat terus mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (*)