Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya kembali menggelar prosesi wisuda untuk periode ke-251 pada (26/4/2025) yang bertempat di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C. Sebanyak 1.753 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari diploma, sarjana, magister, hingga doktor, resmi menyelesaikan studi mereka dan siap melangkah ke dunia profesional.

Pada acara tersebut, Rektor Unair, Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE, MT, Ak, menyampaikan pesan penting kepada seluruh wisudawan mengenai pentingnya semangat untuk terus belajar sepanjang hayat. Dalam pidatonya, Prof. Nasih menekankan bahwa wisuda bukanlah titik akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang yang penuh tantangan dan peluang.

Baca Juga:  Aksi Heroik Polres Mojokerto Demi Keselamatan Masyarakat,Terjang Banjir Salurkan Bantuan dan Evakuasi Warga

“Setelah wisuda, dunia kerja menanti dengan tantangannya yang lebih kompleks. Belajar sepanjang hayat adalah kunci untuk bertahan dan unggul di dunia yang terus berubah,” ujar Prof. Nasih.

Lebih lanjut, Prof. Nasih mengutip konsep pembelajaran dalam Islam, “Belajarlah dari dalam kandungan hingga ke liang lahat.” Pesan ini mengingatkan para lulusan untuk selalu mengasah kemampuan, baik secara akademik maupun personal, sepanjang hidup mereka.

Baca Juga:  Operasi Besar di Mojokerto: 134 Anggota ‘Golongan Pemukul’ Ditangkap Saat Pesta Miras

Rektor juga menyoroti situasi global yang semakin penuh ketidakpastian, mulai dari konflik internasional hingga kebijakan politik yang memengaruhi dunia akademik. “Dunia sedang menghadapi banyak tantangan. Oleh karena itu, lulusan Unair tidak hanya harus berilmu, tetapi juga harus tangguh dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan,” tegasnya.

Baca Juga:  Polda Jatim Sabet Gelar Juara Kapolri Cup 2024 Usai Duel Sengit Hadapi Polda Jabar

Prof. Nasih menutup pesannya dengan menekankan pentingnya memiliki rasa percaya diri yang seimbang dengan kesadaran untuk terus belajar dan berkembang. “Kepercayaan diri sangat penting, tetapi harus selalu diiringi dengan kerendahan hati dan semangat untuk terus belajar,” tambahnya.

Dengan pesan tersebut, Unair berharap para wisudawan tidak hanya menjadi profesional yang cerdas, tetapi juga pribadi yang siap beradaptasi dengan dinamika global dan berkontribusi pada kemajuan masyarakat. (*)