Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga kembali menunjukkan komitmennya dalam menebarkan manfaat bagi masyarakat melalui aksi sosial. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada Kamis (21/8/25).

Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini diwarnai dengan sejumlah kegiatan sosial yang melibatkan petugas pemasyarakatan. Aksi tersebut di antaranya donor darah dan pembagian paket sembako gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Baca Juga:  Gunungan, Reog, dan Yel-Yel Ramaikan Kirab Budaya, Semangat Gotong Royong Warga Mangunsari Menggema

“Wujud semangat dan menebar manfaat di bulan Kemerdekaan, kami mengadakan aksi donor darah, dan sebelumnya juga menggelar bakti sosial berupa sembako gratis kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Anton.

Anton menegaskan bahwa kegiatan sosial ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian petugas Rutan Salatiga kepada masyarakat. Menurutnya, tugas pemasyarakatan tidak hanya terbatas pada pelayanan dan pembinaan warga binaan, tetapi juga memberi kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Surat Ijo Masih Membara di Hari Pahlawan: Warga Surabaya Wadul Presiden Prabowo, Desak Keadilan Agraria yang Tertunda

“Dengan kegiatan ini kami berharap dapat memberikan manfaat, baik melalui donor darah yang sangat dibutuhkan masyarakat, maupun bantuan sosial yang bisa sedikit meringankan beban,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa donor darah tidak hanya menjadi aksi solidaritas, tetapi juga simbol harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan darah di saat darurat.

“Ini juga menjadi semangat baru, sekaligus wujud solidaritas kami terhadap kemanusiaan,” tandasnya.

Baca Juga:  Truk Fuso Tabrak Innova di Tanah Merah, Dua Pengendara Motor Jadi Korban, Ini Jelasnya

Selain itu, aksi sosial yang digelar Rutan Salatiga sejalan dengan program pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menekankan pentingnya menghadirkan dampak nyata pemasyarakatan bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Rutan Salatiga tidak hanya menjadi lembaga pemasyarakatan yang berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga hadir sebagai garda terdepan dalam menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (*)