Laporan: Ninis Indrawati

PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM – Upaya menjaga stabilitas harga pangan dan menekan dampak kenaikan kebutuhan pokok terus digencarkan di Kabupaten Pasuruan. Polres Pasuruan bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pasuruan Raya menggelar Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan 1.000 paket beras atau setara 5 ton di Kecamatan Lumbang, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak siang hingga sore hari itu dipusatkan di lima titik distribusi, antara lain Desa Karangjati, Desa Watulumbung, dan Desa Cukurguling. Warga tampak antusias karena beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tersebut dapat diperoleh dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Baca Juga:  Sadis! Seorang Perempuan Muda Menjadi Korban Penusukan di Salatiga, Ini Jelasnya 

Kasat Intelkam Polres Pasuruan, AKP Lubis Ibroril Chosam, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

“Dengan menyalurkan beras murah, kami ingin meringankan beban warga sekaligus menjaga stabilitas pangan di daerah,” ujarnya.

Sejumlah kepala desa turut hadir mendampingi jalannya penyaluran, di antaranya Kepala Desa Karangjati Haris, Kepala Desa Watulumbung Ridwan, dan Kepala Desa Cukurguling Amali. Dari unsur mahasiswa, hadir langsung pengurus BEM Pasuruan Raya, termasuk Koordinator M. Ubaidillah Abdi dan Sekjend Syahrul Firmansyah.

Baca Juga:  Polres Pacitan Bekuk Pelaku Curanmor, Dua Motor Hasil Curian Disita di Tangan Tukang Las

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Riawan, memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar distribusi pangan murah, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara Polri, mahasiswa, dan masyarakat.

“Kolaborasi seperti ini mencerminkan semangat kebersamaan. Kami berharap gerakan pangan murah dapat terus dilaksanakan di wilayah lain, khususnya daerah yang rentan inflasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Dongeng Hidup di Jalanan Surabaya: Surabaya Vaganza 2025 Memukau Ribuan Warga

Selain aspek bantuan pangan, Polres Pasuruan juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi publik yang sehat. Hal ini untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan situasi dengan menyebarkan isu negatif. Melalui peran humas dan bhabinkamtibmas, Polri berkomitmen membangun citra positif sekaligus memastikan kegiatan sosial berlangsung aman dan kondusif.

Gerakan pangan murah ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan, mengurangi beban masyarakat, serta menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah tantangan ekonomi. (*)