Laporan: Ninis Indrawati

NGANJUK | SUARAGLOBAL.COM – Ratusan pengurus RT dan RW yang tergabung dalam Aliansi RT/RW se-Kabupaten Nganjuk menggelar aksi damai di dua titik strategis, yakni depan Gedung DPRD Kabupaten Nganjuk dan Kantor Pemkab Nganjuk, Senin (29/9/2025). Aksi tersebut dilakukan untuk menyuarakan aspirasi kenaikan insentif sebesar Rp500 ribu per bulan.

Meski diikuti massa dalam jumlah besar, kegiatan berlangsung aman dan kondusif berkat pengamanan ketat dari Polres Nganjuk yang bersinergi dengan TNI dan Satpol PP. Sejak pagi, aparat keamanan telah menempati titik-titik rawan sekaligus melakukan pendekatan persuasif kepada peserta aksi.

Baca Juga:  Komitmen PLN untuk Rakyat, UP3 Salatiga Gelar Apel Siaga Kelistrikan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Pengamanan Humanis dan Persuasif

Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa kepolisian memberikan ruang penuh bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum, asalkan sesuai aturan hukum.

“Polres Nganjuk berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan agar aksi masyarakat bisa tersampaikan dengan baik, sekaligus tetap menjaga stabilitas kamtibmas. Personel kami sudah dibekali SOP pengamanan yang mengedepankan sikap persuasif,” ujar Kapolres.

Baca Juga:  KPK Dorong Budaya Anti Korupsi:  “Biasakan yang Benar” di Kalangan Pelajar: Literasi Jadi Pondasi Integritas Bangsa

Pemetaan Potensi Kerawanan

Sementara itu, Kabag Ops Polres Nganjuk, KOMPOL Ondik Andrianto, S.H., M.Si., menambahkan bahwa kepolisian telah melakukan pemetaan potensi kerawanan sebelum aksi berlangsung. Untuk itu, berbagai satuan dikerahkan, mulai dari Dalmas, lalu lintas, hingga bhabinkamtibmas.

“Petugas juga disebar di jalur menuju DPRD dan Pemkab Nganjuk, serta di titik-titik lalu lintas rawan kemacetan. Tujuannya agar mobilitas warga tetap lancar dan potensi gesekan bisa dicegah,” jelasnya.

Baca Juga:  Satlantas Polres Bondowoso Edukasi Tertib Berlalu Lintas di CFD, Dukung Operasi Patuh Semeru 2025

Aksi Berjalan Damai

Hingga siang hari, aksi damai berjalan tertib. Massa dapat menyuarakan aspirasi mengenai insentif tanpa adanya insiden yang mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat sekitar. Aparat pun tetap siaga hingga kegiatan selesai untuk memastikan situasi benar-benar kondusif.

Polres Nganjuk berharap kemitraan antara aparat keamanan dan masyarakat terus diperkuat. Dengan demikian, setiap penyampaian aspirasi dapat berjalan dalam suasana aman, tertib, dan sesuai koridor hukum. (*)