PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM — Kapolsek Nongkojajar, AKP Budi Luhur Sedjati, bertindak sebagai pembina upacara bendera di SDN Tutur I, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa serta para tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter sejak usia dini.

Upacara yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut dimulai pukul 07.00 WIB dan berjalan khidmat hingga selesai. Turut hadir dalam kegiatan ini anggota Polsek Nongkojajar, Kepala SDN Tutur I, para guru, serta staf sekolah.

Baca Juga:  Narkoba di Balik Jeruji Disikat! Menteri IMIPAS Ultimatum Tanpa Ampun

Dalam amanatnya, AKP Budi Luhur Sedjati mengajak para siswa untuk selalu menjaga perilaku dan kedisiplinan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sejak dini sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Kapolsek juga mengingatkan para pelajar agar menggunakan gadget dan media sosial secara bijak. Menurutnya, perkembangan teknologi harus disikapi dengan cerdas agar tidak menimbulkan dampak negatif.

“Media sosial memiliki manfaat yang besar jika digunakan dengan benar, namun juga bisa membawa masalah apabila disalahgunakan,” ungkapnya di hadapan peserta upacara.

Baca Juga:  Tombak Menembus Dada, Jiwa Budaya Tetap Membara: Atraksi Rambo 4294 Tatung Guncang Festival Cheng Ho ke-620 di Semarang

Selain itu, ia menegaskan agar para siswa tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang mengarah pada perbuatan melanggar hukum, seperti tindakan anarkis, perusakan fasilitas, maupun perilaku menyimpang lainnya. AKP Budi Luhur menekankan bahwa fokus utama pelajar adalah belajar, meraih prestasi, dan menjadi kebanggaan orang tua serta sekolah.

Tak kalah penting, Kapolsek Nongkojajar juga mengingatkan tentang keselamatan berlalu lintas saat berangkat dan pulang sekolah, menjauhi narkoba, serta tidak merokok di lingkungan sekolah. Ia juga mengajak seluruh siswa untuk menghormati guru dan orang tua serta menjauhi segala bentuk kekerasan.

Baca Juga:  Pemkot Salatiga dan Baznas Bersinergi, Dorong UMKM Tumbuh Kreatif dan Berdaya Saing

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan memberikan apresiasi atas langkah pembinaan yang dilakukan jajaran Polsek Nongkojajar melalui pendekatan edukatif di sekolah-sekolah.

“Kegiatan seperti ini merupakan wujud kehadiran Polri dalam membentuk karakter, disiplin, dan kesadaran hukum generasi muda sejak dini,” ujarnya.

Selama pelaksanaan upacara bendera, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (*)