Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL COM – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik Purwanto (42), warga Dukuh Glondong Lor RT 03 RW 04, Desa Bengle, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam hitungan menit, kobaran api melalap hampir seluruh bangunan beserta harta benda di dalamnya hingga kerugian ditaksir mencapai Rp70 juta.

Begitu menerima laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Wonosegoro langsung bergerak cepat menuju lokasi. Petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area kebakaran, meminta keterangan para saksi, serta mendata kerugian yang dialami korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah diketahui sedang berada di rumah tetangganya ketika api mulai muncul.

Baca Juga:  Kapolres Nganjuk Sidak Kesiapan Libur Panjang: Kolaborasi Teknologi dan Personel Jadi Kunci

Kepulan asap hitam pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas. Menyadari adanya bahaya, warga tersebut langsung berteriak meminta pertolongan sehingga masyarakat sekitar berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sayangnya, bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat kobaran api cepat membesar. Api dengan ganas melahap seluruh bagian rumah hingga sebagian besar isi bangunan tidak sempat diselamatkan.

Petugas bersama warga akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah api padam, proses pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.

Hasil olah TKP menunjukkan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada instalasi kabel rumah yang dinilai tidak memenuhi standar keamanan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Gagal Mendahului, Serempetan di Jalan Raya Torjun Renggut Nyawa Seorang Pembonceng

Namun kerugian materiil yang dialami korban cukup besar. Rumah kayu berukuran sekitar 10 x 12 meter hangus bersama berbagai perabot rumah tangga, antara lain lemari pakaian, televisi, kipas angin, magic com, speaker, perhiasan emas, hingga berbagai barang berharga lainnya.

Kapolsek Wonosegoro IPTU Hidayat Seno Haryanto, S.H., M.H. menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan seluruh prosedur penanganan mulai dari menerima laporan masyarakat, melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, hingga melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan sebagai bagian dari proses penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H. membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menegaskan personel Polsek Wonosegoro bergerak cepat sehingga situasi di lokasi dapat segera diamankan dan tetap kondusif.

Baca Juga:  Tanam Harapan di Balik Tembok Lapas: Kanwil Ditjenpas Jateng Gandeng MAN Sragen Hijaukan Lapas dengan Durian dan Pepaya

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah secara berkala serta menggunakan kabel maupun peralatan listrik yang sesuai standar agar dapat mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik,” ujar AKP Winarsih.

Polres Boyolali juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tua atau tidak layak pakai. Warga diimbau segera menghubungi kepolisian maupun petugas terkait apabila terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan dampak kerugian dapat diminimalkan. (*)