Laporan: Wahyu Widodo

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah dalam mencetak aparatur yang unggul, profesional, dan siap menghadapi tantangan zaman kembali dibuktikan. Senin (27/7/26), Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah menerima sosialisasi pengembangan kompetensi dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang yang digelar di Aula Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai dan menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan pendidikan formal. Sosialisasi ini tidak hanya memperkenalkan berbagai peluang akademik, tetapi juga membuka cakrawala baru bagi aparatur untuk terus mengembangkan kemampuan demi memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Mewakili pimpinan, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Ina Purnaningati Saputro, membuka kegiatan dengan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya sosialisasi tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi merupakan fondasi penting bagi kemajuan organisasi sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam membangun pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional.

Baca Juga:  Tragedi Longsor di Karo: 10 Korban Jiwa, Akses Jalan Lumpuh

“Pengembangan kompetensi merupakan investasi jangka panjang bagi organisasi. Saya berharap seluruh pegawai dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ujar Ina Purnaningati.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa peningkatan kualitas aparatur bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, melainkan menjadi strategi untuk menghadirkan birokrasi yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tuntutan masyarakat yang terus berkembang.

Dalam sesi sosialisasi, tim dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang memaparkan beragam program studi yang dapat menjadi pilihan bagi para pegawai. Materi yang disampaikan mencakup jenjang pendidikan, mekanisme perkuliahan, sistem pembelajaran, hingga berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan aparatur sipil negara untuk menunjang pengembangan kompetensi akademik maupun profesional.

Baca Juga:  Soeara Loka di Lawang Sewu: Perpaduan Musik Legendaris KLa Project dan Pesona Sejarah Bersama KAI Wisata

Para peserta juga mendapatkan gambaran mengenai fleksibilitas program pendidikan yang memungkinkan pegawai tetap menjalankan tugas kedinasan sembari melanjutkan pendidikan. Hal ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi aparatur yang ingin meningkatkan kapasitas diri tanpa mengganggu tanggung jawab pekerjaan.

Perwakilan Unissula Semarang, Dini Amelia Putri, menyampaikan harapannya agar sosialisasi tersebut menjadi titik awal terjalinnya hubungan yang semakin erat antara dunia akademik dan institusi pemerintah, khususnya Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah.

“Kami berharap sinergi ini dapat terus terjalin dengan baik. Semoga ilmu yang nantinya diperoleh para pegawai melalui program pendidikan di Unissula dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Dini Amelia.

Baca Juga:  Batu Tourism Police Siap Kawal Libur Panjang, Kota Wisata Batu Kian Nyaman dan Aman

Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat kualitas aparatur melalui pendekatan akademik yang relevan dengan kebutuhan birokrasi modern. Dengan bekal ilmu pengetahuan yang terus diperbarui, pegawai diharapkan semakin siap menghadapi dinamika tugas pemasyarakatan yang semakin kompleks.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kompetensi seluruh pegawai sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia.

Harapannya, lahir aparatur pemasyarakatan yang tidak hanya memiliki integritas tinggi, tetapi juga kompetensi yang mumpuni, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan SDM yang terus berkembang, transformasi pelayanan pemasyarakatan di Jawa Tengah diharapkan semakin maju dan memberikan manfaat nyata bagi publik. (*)