Kemendikdasmen Borong Empat Penghargaan di Media Relations Awards SPS 2026, Bukti Komunikasi Publik Makin Berkualitas

Laporan: Yopi
JAKARTA | SUARAGLOBAL.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tak tanggung-tanggung, kementerian ini berhasil memborong empat penghargaan bergengsi dalam ajang Media Relations Awards (MRA) SPS 2026 yang diselenggarakan Serikat Perusahaan Pers (SPS).
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa strategi komunikasi publik yang dijalankan Kemendikdasmen tidak hanya informatif, tetapi juga mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap berbagai kebijakan dan program pendidikan nasional.
Dalam ajang penghargaan yang digelar pada Jumat (31/7), Kemendikdasmen sukses meraih Gold Winner untuk kategori Press Release Terbaik. Sementara itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Ditjen PMPK) tampil gemilang dengan membawa pulang dua Gold Winner pada kategori Press Release serta satu Silver Winner pada kategori Press Conference.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran kementerian dalam menghadirkan komunikasi publik yang profesional, terbuka, dan berkualitas.
“Kemendikdasmen sangat bersyukur atas raihan penghargaan ini. Terima kasih kepada SPS yang telah mempercayakan penghargaan ini kepada kami dan telah menjadi mitra kami dalam mendukung publikasi kebijakan pendidikan dasar dan menengah,” ujar Suharti.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan menjadi akhir perjalanan, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.
“Semoga penghargaan ini dapat memacu semangat kami untuk meningkatkan produktivitas pemberitaan kementerian secara cepat, tepat, dan akurat di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, yang hadir langsung menerima penghargaan tersebut, memberikan apresiasi kepada seluruh tim Ditjen PMPK yang selama ini konsisten menghadirkan komunikasi publik berkualitas.
Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh tim dalam membangun kepercayaan publik melalui berbagai materi publikasi yang inspiratif dan berdampak.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim yang selama ini telah berupaya membangun kepercayaan publik melalui berbagai materi publikasi yang berdampak,” kata Tatang.
Selama ini, Ditjen PMPK aktif memproduksi berbagai konten komunikasi yang mengangkat praktik-praktik baik dunia pendidikan, kisah inspiratif peserta didik dan pendidik, inovasi pembelajaran, hingga penyebarluasan berbagai kebijakan pemerintah di bidang pendidikan.
Menurut Tatang, komunikasi publik tidak cukup hanya menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu menghadirkan inspirasi sekaligus mendorong partisipasi masyarakat.
“Komunikasi bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pemerintah dapat dipahami, dirasakan manfaatnya, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” tegasnya.
Ajang Media Relations Awards SPS 2026 sendiri merupakan bentuk apresiasi dari Serikat Perusahaan Pers kepada korporasi, lembaga pemerintah, maupun organisasi yang dinilai berhasil membangun hubungan profesional dengan media melalui komunikasi yang transparan, terbuka, dan berintegritas.
Ketua Umum SPS Pusat, Januar P. Ruswita, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah secara drastis cara masyarakat memperoleh informasi. Media sosial dan platform digital kini menjadi kanal utama penyebaran informasi sehingga hubungan yang sehat antara media dan institusi menjadi semakin penting.
Menurutnya, transparansi informasi dan kredibilitas media merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, yang menilai Media Relations Awards menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara media, institusi, dan dunia usaha di tengah tantangan industri pers saat ini.
Ia menegaskan bahwa modal terbesar media adalah kepercayaan publik yang dibangun melalui profesionalisme.
Keberhasilan meraih empat penghargaan sekaligus menjadi dorongan besar bagi Kemendikdasmen untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik. Ke depan, kementerian berkomitmen memperkuat kemitraan dengan media agar setiap kebijakan dan program pendidikan dapat tersampaikan secara cepat, akurat, transparan, serta mudah diakses masyarakat.
Dengan capaian tersebut, Kemendikdasmen tidak hanya sukses mengukir prestasi di bidang komunikasi publik, tetapi juga semakin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan informasi yang kredibel, inspiratif, dan berdampak bagi kemajuan pendidikan Indonesia. (*)












Tinggalkan Balasan