Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM — Niat seorang warga membersihkan area kebun di sekitar Jembatan Kalitanggi, Desa Tengaran, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, justru berubah menjadi kejadian yang mengagetkan. Di tengah aktivitasnya, warga tersebut menemukan seorang pria tanpa identitas tergeletak di bawah jembatan dalam kondisi sudah meninggal dunia, Sabtu (12/9/2026) sore.

Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Pria yang diduga merupakan tunawisma itu ditemukan pertama kali sekitar pukul 16.00 WIB. Saat pertama kali dilihat, tubuh korban berada di bawah Jembatan Kalitanggi dan tidak memberikan respons meski telah dipanggil oleh warga.

Kapolsek Tengaran Iptu Budi Prihanto, S.H., membenarkan adanya penemuan seorang pria tanpa identitas yang meninggal dunia di bawah jembatan tersebut.

Menurutnya, kejadian bermula ketika seorang warga bernama Ahmad Human (67) hendak menuju pekarangan kebun untuk melakukan aktivitas bersih-bersih di sekitar area pinggir jembatan. Ketika berada sekitar 10 meter dari jembatan, saksi melihat sosok seorang pria dalam posisi tergeletak.

Baca Juga:  Pengamanan Prima: Kapolres Boyolali Pimpin Pengamanan Ketat Pendaftaran Paslon Pilkada 2024

Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Ahmad kemudian mencoba memanggil pria tersebut. Namun, panggilan itu tidak mendapatkan respons. Karena curiga dengan kondisi korban, saksi kemudian meminta pertolongan kepada warga lain.

Warga yang datang selanjutnya melakukan pengecekan terhadap kondisi pria tersebut. Dari pemeriksaan awal diketahui bahwa korban sudah tidak bernyawa.

Laporan mengenai temuan tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian. Petugas piket SPKT dan Reskrim Polsek Tengaran segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam penanganan kasus tersebut, kepolisian juga berkoordinasi dengan petugas medis Puskesmas Tengaran, Pamapta Polres Semarang, serta tim Inafis untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban dan memastikan tidak ada hal mencurigakan di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Angka Pernikahan Melorot 30%, DPRD Jatim: Indonesia Hadapi Risiko Krisis Demografi

Hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis Puskesmas Tengaran menemukan adanya tanda-tanda kaku mayat. Berdasarkan kondisi tersebut, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar delapan jam sebelum ditemukan oleh warga.

Meski demikian, polisi memastikan pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

“Dari pemeriksaan luar oleh petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Namun demikian, identitas korban hingga saat ini masih belum diketahui dan kami masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut,” jelas Iptu Budi Prihanto.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap jenazah, petugas juga mendata sejumlah barang yang ditemukan di sekitar korban. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengungkap identitas pria tersebut sekaligus menelusuri kemungkinan keberadaan korban sebelum ditemukan meninggal dunia di bawah jembatan.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Madiun Kota Bekuk Dua Kurir Sabu, Ratusan Gram Narkotika dan Ekstasi Disita

Polisi juga menggali informasi dari masyarakat sekitar. Upaya tersebut dinilai penting karena hingga kini belum ada pihak yang datang dan mengenali korban.

“Kami mengimbau apabila ada masyarakat yang mengenali korban atau memiliki informasi mengenai identitas dan keberadaan korban sebelumnya, agar dapat menghubungi Polsek Tengaran. Informasi dari masyarakat sangat membantu proses identifikasi,” pungkas Kapolsek.

Hingga Sabtu sore, petugas masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait penemuan tersebut. Identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Kalitanggi itu juga masih dalam proses penyelidikan.

Polisi mengharapkan adanya informasi dari masyarakat yang pernah melihat atau mengenali korban dapat membantu proses identifikasi, sehingga keberadaan keluarga atau pihak yang berkaitan dengan korban dapat segera diketahui. (*)